Palembang, Sumselupdate.com – Kualitas udara di Kota Palembang kembali menjadi perhatian pada Senin pagi (28/9/2026). Berdasarkan pantauan aplikasi IQAir, sejumlah wilayah di Palembang terpantau masuk kategori tidak sehat.
Pada pukul 05.00 WIB, kualitas udara di kawasan GP_PLM tercatat berada pada angka 160, sedangkan Musi 2 Palembang mencapai 157. Kedua wilayah tersebut masuk kategori tidak sehat.
Sementara itu, kualitas udara di kawasan Demang tercatat 129 dan Sukarami 124. Kedua wilayah tersebut berada dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Kondisi tersebut menunjukkan kualitas udara di sejumlah kawasan Palembang masih mengalami perubahan dari waktu ke waktu.
Memasuki pukul 06.00 WIB, berdasarkan pembaruan pantauan IQAir, tiga wilayah kembali tercatat dalam kategori tidak sehat. Kawasan Sukarami mencapai angka 160, Demang 156, sedangkan Musi 2 Palembang berada di angka 151.
Perubahan kualitas udara tersebut menjadi perhatian karena kondisi kabut asap di Palembang dalam beberapa hari terakhir masih belum sepenuhnya membaik.
Pada Senin pagi, kondisi cuaca di sejumlah wilayah Palembang terlihat mendung. Hujan ringan juga sempat mengguyur beberapa kawasan, namun berlangsung dalam waktu singkat.
Masyarakat diimbau tetap memantau perkembangan kualitas udara karena kondisi dapat berubah sewaktu-waktu. Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan juga disarankan menggunakan masker, terutama ketika kualitas udara kembali memburuk.
Palembang pada pagi ini juga masih tercatat dalam daftar kota di Indonesia dengan kualitas udara yang perlu diwaspadai.
Pemerintah Kota Palembang diharapkan terus memberikan perhatian terhadap kondisi kualitas udara yang masih naik turun. Pemantauan terhadap perkembangan kabut asap dan langkah penanganannya dinilai penting untuk melindungi masyarakat dari dampak buruk kualitas udara.
Masyarakat juga diimbau tidak membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di tengah kondisi lingkungan yang masih rawan.
Hingga Senin pagi, belum dapat dipastikan kapan kondisi kabut asap di Palembang akan benar-benar berakhir. Karena itu, masyarakat diharapkan tetap waspada, mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara dan kondisi cuaca, serta bersama-sama menjaga lingkungan.
Warga Palembang juga berharap hujan dengan intensitas yang lebih merata dapat membantu memperbaiki kualitas udara dan mengurangi kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah kota.
(**)







