Palembang, Sumselupdate.com – Dalam rangkaian perayaan HUT ke-15 Partai NasDem di Sumatera Selatan. Puncak perayaan yang akan dikemas dalam ajang NasDem Run 2026 dipastikan diserbu masyarakat. Panitia mencatat, 2.000 slot peserta ludes dalam waktu singkat.
H Nopianto, Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem Sumsel menyiapkan ragam rangkaian kegiatan untuk memeriahkan HUT ke-15. “Tidak hanya seremonial, berbagai kegiatan menyentuh langsung masyarakat akan digelar, mulai dari bakti sosial, kegiatan olahraga, hingga ziarah ke Taman Makam Pahlawan,” ungkapnya dalam keterangan pers pada Sabtu 26 September 2026.
Lanjut Nopianto, DPW Nasdem Sumsel melaksanakan NasDem Run 2026 bersama Remaja Bernegara yang akan melibatkan masyarakat dan pelajar dan semua tanpa di pungut biaya.
”Insyaallah akan dilaksanakan tanggal 8 November 2026, melibatkan masyarakat dan pelajar dan acara ini geratis” katanya.
Ajang lari ini akan dibagi dalam dua kategori utama, yakni 5K dan 10K. Menariknya, panitia membuka kategori khusus 5K untuk pelajar.
”Kategori 5K kita peruntukkan untuk umum dan khusus untuk pelajar bersama adik-adik kita Remaja Bernegara,” jelasnya.
Baca juga: Disorot Fraksi NasDem, Penyertaan Modal Rp2 Miliar dalam APBD Perubahan Pagaralam Dibatalkan
Dikatakan Wakil Ketua DPRD Sumsel ini, seluruh kegiatan ini gratis untuk masyarakat Sumatera Selatan.
”Kita target melibatkan kurang lebih 2.000 peserta, baik 5K maupun 10K. Semuanya gratis untuk masyarakat Sumsel,” tegasnya.
Baca juga: Gandeng AISSEC Unsri, SMAN Sumsel Pererat Kerjasama Global
Start-Finish di DPRD Sumsel
Lokasi start dan finish telah ditetapkan di halaman Gedung DPRD Sumatera Selatan. Untuk rute 5K, jelas Nopianto sudah ditentukan, sementara rute 10K masih dimatangkan agar memberikan kenyamanan maksimal bagi para runners.
”Alhamdulillah antusiasme masyarakat begitu tinggi. Pendaftaran baik 5K maupun 10K, untuk pelajar dan umum, sudah close. Slotnya sudah habis,” pungkasnya.
Dengan persiapan maksimal, NasDem Sumsel berharap NasDem Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan antara partai dan masyarakat. (**)







