Mobil Kapolres Pagaralam Dicegat Warga, Ternyata Diberi Spanduk Apresiasi Ungkap Kasus Kopi 1 Ton

Writer: - Senin, 14 September 2026
Kaget Dicegat Puluhan Warga di Jalan, Kapolres Pagaralam Haru Ternyata Diberi Spanduk Apresiasi Kasus Kopi 1 Ton (Sumselupdate.com/ Ist)

Pagaralam, Sumselupdate.com — Perjalanan Kapolres Pagaralam AKBP Adam Purbantoro S.Ik untuk menemui korban perampokan kopi sebanyak 1 ton mendadak terhenti.

Bukan karena ada persoalan baru, melainkan karena puluhan warga menghadangnya dengan teriakan dan spanduk yang telah mereka siapkan sebagai bentuk dukungan kepada jajaran Polres Pagaralam.

Read More

Momen yang sempat membuat orang nomor satu di jajaran Polres Pagaralam itu terkejut justru berubah menjadi suasana penuh haru.

Teriakan warga dan tulisan di sejumlah spanduk ternyata berisi apresiasi atas keberhasilan polisi mengungkap kasus pencurian disertai kekerasan yang menimpa Hudri.

Dukungan tersebut datang ketika Kapolres Adam tengah menunaikan niatnya untuk mengunjungi langsung korban.

Dalam perjalanan menuju kediaman Hudri, rombongan Kapolres dihentikan pihak keluarga korban bersama sejumlah warga.

Alih-alih menyampaikan keluhan, warga justru menyampaikan ucapan terima kasih dan dukungan kepada Polres Pagaralam karena kasus yang sempat meresahkan tersebut berhasil diungkap.

Kapolres Pagaralam AKBP Adam Purbantoro S.Ik mengaku terharu dengan sambutan dan dukungan yang diberikan keluarga korban serta masyarakat.

“Awalnya saya cukup terkejut ketika kendaraan kami dihentikan dan dihadang warga. Tetapi setelah mengetahui bahwa ini adalah bentuk dukungan dan apresiasi kepada Polres Pagaralam, tentu saya merasa terharu,” ujar Adam.

Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi energi tersendiri bagi kepolisian untuk terus bekerja memberikan rasa aman dan memastikan setiap perkara yang ditangani berjalan sesuai dengan ketentuan hukum.

“Kami berterima kasih atas kepercayaan dan dukungan masyarakat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bekerja secara profesional dalam memberikan pelayanan dan menjaga keamanan masyarakat,” katanya.

Kasus tersebut menjadi perhatian karena berkaitan dengan pencurian yang disertai kekerasan dengan jumlah kopi mencapai sekitar 1 ton.

Pengungkapan perkara itu kemudian mendapat respons positif dari keluarga korban.

Zeri Mufaza, salah satu anggota keluarga korban, menyampaikan apresiasi atas kinerja jajaran Polres Pagaralam yang telah berhasil mengungkap perkara tersebut.

“Kami dari keluarga korban sangat berterima kasih kepada Polres Pagaralam yang sudah bekerja dan berhasil mengungkap kasus ini. Kami sangat mendukung kinerja polisi,” ujar Zeri.

Keluarga korban juga berharap proses hukum terhadap para pelaku dapat berjalan tuntas dan memberikan hukuman yang setimpal.

“Kami mendukung Polres Pagaralam untuk memproses para pelaku sesuai hukum dan mendapatkan hukuman seberat-beratnya,” tegasnya.

Kanit Pidum Polres Pagaralam Ipda Dusman SH turut mendampingi Kapolres dalam agenda tersebut.

Kehadiran jajaran kepolisian sekaligus menjadi bentuk perhatian terhadap korban setelah perkara berhasil diungkap.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Pagaralam Iptu Riyanto SE menyampaikan bahwa dukungan spontan masyarakat tersebut menunjukkan adanya kepercayaan terhadap langkah kepolisian dalam menangani perkara tindak pidana.

“Dukungan dari keluarga korban dan masyarakat tentu menjadi hal yang sangat berarti bagi kami. Polres Pagaralam akan terus berkomitmen menangani setiap perkara secara profesional dan sesuai dengan proses hukum yang berlaku,” ujar Riyanto.

Bagi keluarga korban, keberhasilan pengungkapan kasus bukan sekadar soal terungkapnya pelaku. Ada rasa lega setelah perkara yang merugikan mereka mendapat titik terang.

Dan bagi Polres Pagaralam, puluhan warga yang menghadang perjalanan Kapolres dengan spanduk dan teriakan dukungan menjadi pesan bahwa kerja kepolisian mendapat perhatian langsung dari masyarakat.

Perjalanan Adam untuk menjenguk Hudri akhirnya bukan sekadar kunjungan kepada korban. Di tengah jalan, ia justru menerima sebuah bentuk apresiasi yang tidak disangka-sangka—dukungan warga agar kepolisian terus menuntaskan perkara perampokan kopi 1 ton tersebut melalui proses hukum.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts