Serangan Udara Israel di Jenin Tewaskan Tiga Warga Palestina

Writer: - Sabtu, 29 Agustus 2026
Personel militer Israel melakukan operasi di Kota Qabatiya, sebelah selatan Kota Jenin, Tepi Barat, pada 17 Juli 2025. (Xinhua/Nidal Eshtayeh)

Ramallah, Sumselupdate.com – Sedikitnya tiga warga Palestina tewas dalam serangan udara Israel yang menghantam sebuah rumah di Kota Jenin, Tepi Barat bagian utara, Jumat (28/8/2026).

Sumber-sumber Palestina setempat mengatakan kepada Xinhua, pesawat tempur Israel menargetkan sebuah rumah di kawasan Harsh al-Saada, Jenin.

Read More

Tiga warga Palestina dilaporkan tewas dalam serangan tersebut. Setelah serangan berlangsung, pasukan Israel kemudian dikerahkan ke wilayah Kota Jenin.

Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina (Palestinian Red Crescent Society) mengatakan tim medisnya telah tiba di lokasi rumah yang menjadi sasaran sebelum pasukan Israel datang.

Namun, menurut organisasi tersebut, tim medis kemudian ditahan di lokasi oleh pasukan Israel.

Tim medis akhirnya dibebaskan setelah peralatan medis mereka disita. Mereka juga diperintahkan meninggalkan lokasi tanpa diperbolehkan mengevakuasi korban luka maupun jenazah dari tempat kejadian.

Sementara itu, militer Israel dan badan keamanan dalam negeri Shin Bet dalam pernyataan bersama mengakui bertanggung jawab atas serangan tersebut.

Keduanya mengidentifikasi salah satu korban tewas sebagai al-Baitawi, yang disebut sebagai “mata-mata Hamas” di Jenin.

Menurut pernyataan tersebut, al-Baitawi tewas dalam serangan udara Angkatan Udara Israel bersama dua orang lainnya. Militer Israel juga mengklaim menemukan sejumlah senjata di dalam kendaraan yang digunakan ketiganya.

Hamas mengecam serangan tersebut. Dalam pernyataannya, Hamas menyebut serangan itu sebagai “pembantaian” dan menyerukan warga Palestina di Tepi Barat untuk meningkatkan berbagai bentuk perlawanan.

Serangan di Jenin tersebut terjadi di tengah meningkatnya kekerasan di Tepi Barat.

Dalam beberapa waktu terakhir, pasukan Israel meningkatkan operasi penyerbuan di sejumlah wilayah Tepi Barat. Di sisi lain, warga Palestina juga menghadapi peningkatan serangan oleh pemukim Israel serta aksi perampasan lahan.

Situasi tersebut semakin memperburuk kondisi keamanan dan meningkatkan ketegangan di wilayah pendudukan Tepi Barat.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts