Palembang, Sumselupdate.com – Suasana di kawasan Jalan Rajawali, Kota Palembang, mendadak heboh pada Jumat (7/8/2026) petang. Belasan petugas berseragam Pertamina lengkap dengan helm putih memenuhi lokasi setelah muncul dugaan kebocoran pipa gas bertekanan tinggi di sekitar area parkir Pempek Candy.
Pantauan di lapangan, petugas langsung mensterilkan area dengan memasang garis pembatas di sekitar titik yang diduga menjadi lokasi kebocoran. Pada pembatas tersebut terpasang peringatan bertuliskan ‘Awas Pipa Gas Tekanan Tinggi’.
Selain memasang pembatas, petugas juga meminta masyarakat dan pengendara yang melintas untuk menjauh dari lokasi demi menjaga keselamatan selama proses penanganan berlangsung.
Dugaan sementara, kebocoran pipa gas terjadi akibat terdampak aktivitas proyek pemasangan jaringan telekomunikasi bawah tanah yang sedang dikerjakan di kawasan tersebut.
Di sisi lokasi yang dipasangi pembatas terlihat adanya pekerjaan galian proyek jaringan telekomunikasi. Sejumlah pekerja proyek juga masih berada di sekitar lokasi saat petugas Pertamina melakukan pengamanan.
Aguswan (43), juru parkir yang sehari-hari bertugas di kawasan tersebut, mengatakan pekerjaan galian kabel sudah berlangsung sejak pagi hari.
Menurutnya, petugas Pertamina baru tiba sekitar pukul 18.30 WIB setelah diduga terjadi kebocoran.
“Kalau proyek pemasangan kabel bawah tanah itu sudah dari pagi. Tapi petugas Pertamina baru datang sekitar Magrib dan langsung memasang pembatas seperti garis polisi di titik galian itu,” ujar Aguswan.
Hingga Jumat malam, petugas Pertamina masih melakukan penanganan di lokasi. Belum ada keterangan resmi dari pihak Pertamina terkait penyebab pasti dugaan kebocoran pipa gas tersebut maupun potensi gangguan yang ditimbulkan.
Meski situasi tetap kondusif, masyarakat diimbau tidak mendekati area yang telah dipasangi pembatas hingga proses pemeriksaan dan penanganan dinyatakan selesai oleh petugas.
(**)











