Internasional Plaza (IP) Mall Palembang resmi tutup sejak 1 Agustus 2026 setelah lebih dari 30 tahun menjadi ikon belanja masyarakat Sumatera Selatan. Pusat perbelanjaan itu kini hanya menyisakan kenangan, setelah aktivitas tenant berakhir dan lorong-lorong yang dulu ramai berubah sepi. Meski telah menutup operasionalnya, IP tetap menjadi bagian dari sejarah Kota Palembang sebagai salah satu pusat perdagangan modern yang pernah menjadi tempat tumbuhnya berbagai cerita dan nostalgia warga.
“Hapenya kak, mampir nyari hape apo? Bisa cash atau kredit, jual jugo boleh.”
Kalimat khas itu pernah menjadi suara yang akrab bagi siapa saja yang berkunjung ke Internasional Plaza (IP) Mall Palembang. Dari lorong-lorong pusat perbelanjaan di Jalan Jenderal Sudirman itu, suara para pedagang konter handphone bersahutan menawarkan berbagai merek telepon genggam kepada pengunjung.
Bagi sebagian warga Palembang, sapaan tersebut bukan sekadar strategi menarik pembeli. Kalimat itu menjadi bagian dari kenangan yang melekat pada salah satu pusat perbelanjaan yang pernah menjadi ikon gaya hidup masyarakat Kota Pempek.
Namun, suasana tersebut kini hanya tinggal cerita. Terhitung sejak 1 Agustus 2026, Internasional Plaza resmi menghentikan aktivitas operasionalnya setelah lebih dari tiga dekade menemani perjalanan perkembangan perdagangan modern di Kota Palembang.
Pantauan Sumselupdate.com pada Senin (3/8/2026), suasana Internasional Plaza jauh berbeda dibanding masa kejayaannya. Pintu utama yang menghadap Jalan Jenderal Sudirman telah tertutup.
Sementara akses di sisi Jalan Letkol Iskandar masih terlihat terbuka, namun hanya digunakan oleh sejumlah tenant untuk menyelesaikan proses pembongkaran stan dan pemindahan barang.
Di dalam gedung, lorong-lorong yang sebelumnya ramai oleh aktivitas pengunjung kini tampak lengang. Etalase yang dahulu dipenuhi berbagai produk, mulai dari handphone, pakaian, hingga kuliner, sebagian besar telah kosong.
“Iya sudah resmi tutup 1 Agustus. Sekarang masih ada tenant yang belum selesai pembongkaran. Di dalam sudah kosong,” ujar seorang petugas area parkir yang meminta identitasnya tidak disebutkan.
Penutupan tersebut sebelumnya telah diinformasikan manajemen melalui surat edaran kepada para penyewa. Dalam surat itu disebutkan bahwa operasional Internasional Plaza berakhir pada 31 Juli 2026 dan resmi ditutup mulai 1 Agustus 2026.
Manajemen juga menyampaikan adanya rencana peralihan pengelolaan kepada pihak baru. Seluruh tenant diminta mengosongkan stan beserta aset pribadi paling lambat 7 Agustus 2026 dan menyerahkan kembali unit dalam kondisi bersih.
Adapun pengembalian uang jaminan atau holding deposit akan diproses bagi penyewa yang tidak memiliki kewajiban pembayaran tertunda, dengan estimasi pencairan maksimal 14 hari kerja setelah proses pengosongan selesai.
Bagi masyarakat Palembang, Internasional Plaza bukan hanya sekadar gedung pusat perbelanjaan.
Sejak mulai beroperasi sekitar tahun 1992, IP pernah menjadi salah satu pusat perdagangan modern terbesar di Palembang. Kehadiran bangunan lima lantai dengan fasilitas gedung parkir enam lantai itu menjadi daya tarik bagi masyarakat dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.
Pada masa kejayaannya, hampir seluruh kebutuhan masyarakat dapat ditemukan di sana. Mulai dari pusat penjualan handphone, toko fesyen, restoran, hingga fasilitas hiburan keluarga.
Bahkan, bagi sebagian warga luar kota, berkunjung ke Palembang belum lengkap tanpa mampir ke Internasional Plaza.
Berbagai cerita tumbuh di dalam gedung tersebut. Ada warga yang membeli telepon genggam pertama, mencari perlengkapan Lebaran, menikmati waktu bersama keluarga, hingga sekadar berjalan-jalan menghabiskan akhir pekan.
Kini, setelah melewati perjalanan lebih dari 30 tahun, Internasional Plaza menutup salah satu bab penting dalam sejarah perkembangan Kota Palembang.
Suara para pedagang yang dulu memenuhi lorong-lorong IP telah berganti dengan suasana sunyi. Namun, bagi banyak warga, nama Internasional Plaza tetap menjadi bagian dari memori kolektif tentang masa ketika pusat perbelanjaan itu menjadi simbol kemajuan dan ruang berkumpul masyarakat Palembang.
(**)











