Survei: 76 Persen Warga Jepang Dukung Tiga Prinsip Nonnuklir, Tolak Pelonggaran Ekspor Senjata

Writer: - Senin, 3 Agustus 2026
Gedung National Diet Jepang di Tokyo. Survei terbaru menunjukkan 76 persen masyarakat Jepang mendukung dipertahankannya Tiga Prinsip Nonnuklir yang menjadi landasan kebijakan pertahanan negara tersebut. (Foto; Sumselupdate.com/Chat GPT)

Tokyo, Sumselupdate.com – Mayoritas masyarakat Jepang tetap menginginkan negaranya mempertahankan kebijakan Tiga Prinsip Nonnuklir, yang melarang kepemilikan, produksi, dan masuknya senjata nuklir ke wilayah Jepang.

Hasil jajak pendapat nasional yang dilaporkan Kyodo News pada Minggu (2/8/2026) menunjukkan sebanyak 76 persen responden mendukung dipertahankannya kebijakan tersebut.

Read More

Tiga Prinsip Nonnuklir merupakan kebijakan pertahanan Jepang yang selama puluhan tahun menjadi landasan sikap negara itu terhadap senjata nuklir, yakni tidak memiliki, tidak memproduksi, dan tidak mengizinkan masuknya senjata nuklir ke wilayah Jepang.

Survei yang sama juga menyoroti pandangan publik terhadap kebijakan pemerintah Jepang yang pada April 2026 mencabut larangan yang telah berlaku selama beberapa dekade terkait ekspor senjata mematikan.

Sebanyak 36 persen responden menyatakan bahwa ekspor persenjataan sebaiknya dibatasi hanya untuk peralatan nonmematikan, termasuk ketika ditujukan kepada negara-negara sekutu Jepang.

Sementara itu, 53 persen responden berpendapat pemerintah sebaiknya tetap mempertahankan larangan ekspor senjata mematikan atau meninjau kembali kebijakan pelonggaran yang telah diberlakukan.

Hasil tersebut menunjukkan masih kuatnya dukungan masyarakat terhadap kebijakan pertahanan yang bersifat defensif, sekaligus mencerminkan kehati-hatian publik terhadap perubahan kebijakan keamanan nasional di tengah dinamika geopolitik kawasan.

Survei dilakukan oleh Asosiasi Riset Opini Publik Jepang yang dibentuk oleh Kyodo News bersama para anggotanya.

Jajak pendapat tersebut melibatkan 3.000 responden berusia 18 tahun ke atas dan dilaksanakan pada periode Juni hingga Juli 2026.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts