Belitang, Sumselupdate.com – Pelantikan Dwi Seva Prasetio sebagai Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur periode 2026–2031 menjadi sorotan publik.
Selain menandai kepengurusan baru organisasi olahraga masyarakat, kemunculan Dwi Seva di panggung publik juga memunculkan spekulasi mengenai peluangnya masuk dalam bursa calon Wakil Bupati (Cawabup) OKU Timur menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Pelantikan yang digelar di Aula SMA Negeri 1 Belitang itu dihadiri Bupati OKU Timur H. Lanosin ST MT MM, Ketua KORMI Sumatera Selatan Samantha Tivani Herman Deru, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, pegiat olahraga, serta perwakilan pelajar dari berbagai kecamatan.
Dalam sambutannya, Dwi Seva Prasetio menegaskan komitmennya mengembangkan olahraga masyarakat melalui pembinaan olahraga rekreasi dan pelestarian permainan tradisional hingga ke tingkat desa.
“Kami akan fokus mengembangkan olahraga rekreasi dan memperkuat pelestarian olahraga tradisional hingga ke tingkat desa di seluruh kecamatan. Kami ingin olahraga benar-benar menjadi gaya hidup masyarakat OKU Timur, bukan sekadar kegiatan sesaat,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, KORMI OKU Timur meluncurkan program KORMI Goes to School yang bertujuan mengenalkan kembali olahraga dan permainan tradisional kepada para pelajar sekaligus menumbuhkan budaya hidup sehat di lingkungan sekolah.
Ketua KORMI Sumatera Selatan, Samantha Tivani Herman Deru, berharap kepengurusan baru mampu menjadikan olahraga masyarakat sebagai sarana mempererat persatuan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Jadikan olahraga sebagai penggerak utama kesehatan dan kebersamaan. Lewat olahraga, kita tidak hanya menjaga tubuh tetap bugar, tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga,” katanya.
Sementara itu, Bupati OKU Timur H. Lanosin menegaskan pentingnya peran KORMI dalam menjaga eksistensi olahraga tradisional di tengah perkembangan teknologi digital.
“Saya meminta KORMI OKU Timur benar-benar konsisten. Jangan sampai olahraga tradisional warisan leluhur kita hilang tergerus perkembangan gawai dan teknologi modern. KORMI harus menjadi garda terdepan dalam menghidupkan, membina, dan mengembangkan permainan rakyat secara berkelanjutan hingga ke pelosok daerah,” tegasnya.
Di sisi lain, pelantikan Dwi Seva juga memunculkan berbagai tanggapan dari sejumlah kalangan. Jaringan KORMI yang tersebar hingga tingkat kecamatan dinilai menjadi modal sosial yang dapat memperkuat kedekatan organisasi dengan masyarakat.
Aktivis kepemudaan OKU Timur, Dwi Purnomo SE, mengapresiasi kepengurusan baru KORMI sekaligus menilai munculnya figur-figur muda dalam ruang publik sebagai hal yang positif.
“Kami mengapresiasi dilantiknya Dwi Seva Prasetio sebagai Ketua KORMI OKU Timur. Kehadiran figur muda yang energik di organisasi kemasyarakatan tentu memberikan dampak positif bagi pembinaan olahraga rekreasi dan kepemudaan,” ujarnya.
Terkait berkembangnya nama Dwi Seva dalam bursa kepemimpinan daerah, Dwi Purnomo menilai hal tersebut merupakan dinamika politik yang wajar menjelang Pilkada.
“Kami menyambut baik munculnya figur-figur baru yang dinilai memiliki kapasitas memimpin. Semakin banyak tokoh yang tampil, masyarakat akan memiliki lebih banyak pilihan pada Pilkada OKU Timur mendatang,” katanya.
Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Dwi Seva Prasetio maupun partai politik terkait kemungkinan maju dalam kontestasi Pilkada OKU Timur. Wacana yang berkembang masih sebatas penilaian dan spekulasi publik terhadap figur-figur yang dinilai potensial.
Ke depan, kinerja Dwi Seva dalam memimpin KORMI OKU Timur, terutama dalam menjalankan program pembinaan olahraga masyarakat dan pelestarian budaya lokal, diperkirakan akan menjadi salah satu tolok ukur penilaian masyarakat terhadap kapasitas kepemimpinannya.
(**)











