Pertamina EP Zona 4 Temukan Potensi Sumur Minyak Baru di Muaraenim, Produksi Capai 3.073 BOPD

Writer: - Selasa, 19 Mei 2026
Aktivitas pengeboran sumur LBK-030 milik PT Pertamina EP Zona 4 di Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim. Sumur pengembangan ini memiliki potensi produksi hingga 3.073 barel minyak per hari dan menjadi bagian dari upaya mendukung target produksi migas nasional tahun 2026. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Muaraenim, Sumselupdate.com – PT Pertamina EP (PEP) Zona 4 kembali mencatat capaian positif dalam pengembangan sektor hulu migas dengan keberhasilan pengembangan sumur LBK-030 (LKT-24) di Kecamatan Lembak, Kabupaten Muaraenim, Sumatera Selatan.

Berdasarkan hasil uji alir awal (initial flow test) pada 9 Mei 2026, sumur tersebut memiliki potensi produksi mencapai 3.073 barel minyak per hari (BOPD) dan 1,64 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD) dengan kandungan air (water cut) 0 persen.

Read More

Hasil Multi Rate Test menunjukkan sumur LBK-030 akan diproduksikan menggunakan bean 9 mm dengan estimasi produksi optimal sebesar 718 BOPD.

General Manager PEP Zona 4, Djudjuwanto, mengatakan keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mendukung target produksi migas nasional.

“PEP Zona 4 terus melakukan pengembangan potensi sumber-sumber energi baru. LBK-030 menjadi cerminan keseriusan perusahaan untuk berkontribusi mencapai target produksi nasional,” ujarnya.

Ia menambahkan, berbagai inovasi teknis pengeboran yang dilakukan PEP Zona 4 turut berkontribusi terhadap keberhasilan pengembangan sumur tersebut.

Sumur LBK-030 merupakan sumur pengembangan (development well) yang berada di Struktur Lembak milik PEP Prabumulih Field. Sumur ini diproyeksikan mendukung target produksi PEP Prabumulih Field tahun 2026 sebesar 9.519 BOPD dan 99 MMSCFD.

LBK-030 juga menjadi sumur kelima dalam pengembangan struktur interfield antara Lembak Kemang dan Tapus.

Keberhasilan tersebut disebut tidak terlepas dari kerja keras tim PEP Zona 4, termasuk Subsurface Development Area 2 yang sebelumnya sukses mengembangkan sumur step out LBK-25 pada Oktober 2024 lalu.

Selain meningkatkan produksi migas, pengembangan sumur LBK-030 juga mencatat capaian keselamatan kerja dengan total 42.168 jam kerja tanpa kecelakaan sejak proses tajak dimulai.

Senior Manager Subsurface Development and Planning PEP Zona 4, Reza Nur Ardianto, mengatakan pihaknya akan terus melanjutkan pengembangan dan optimasi produksi secara berkelanjutan.

“Keberhasilan pengembangan sumur LBK-030 tidak membuat kami berpuas diri. PEP Zona 4 akan terus melanjutkan upaya pengembangan dan optimasi produksi secara berkelanjutan,” katanya.

Setelah keberhasilan tersebut, PEP Zona 4 akan melanjutkan observasi produksi sumur dan melakukan pressure build up (PBU) test guna memastikan kesinambungan reservoir untuk pengembangan lapangan selanjutnya.

Perusahaan juga berencana mengembangkan dua sumur lain di sekitar LBK-030, yakni LKT-02 pada Mei 2026 dan LKT-23 pada kuartal III 2026.

Keberhasilan pengembangan sumur ini turut mendapat dukungan masyarakat dan pemerintah desa setempat. Sosialisasi pengeboran telah dilakukan tim Relations PHR Zona 4 pada 3 Maret 2026, sementara proses tajak dimulai pada 7 April 2026 dan komplesi selesai pada 11 Mei 2026.

Sebelumnya, PEP Zona 4 juga berhasil mengembangkan sumur TMB-028 di Struktur Tanjung Miring Barat milik PEP Limau Field, Kabupaten Muaraenim, dengan kapasitas produksi mencapai 369 BOPD berdasarkan initial flow test pada 23 April 2026.

PHR Regional Sumatra Zona 4 sendiri mengelola tujuh wilayah kerja Pertamina EP dan Pertamina Hulu Energi, yakni PEP Prabumulih Field, PEP Limau Field, PEP Adera Field, PEP Pendopo Field, PEP Ramba Field, PHE Ogan Komering, dan PHE Raja Tempirai.

Wilayah operasional tersebut tersebar di Kota Prabumulih dan Palembang serta sejumlah kabupaten di Sumatera Selatan, di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts