Palembang, Sumselupdate.com – Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi kembali tegaskan seluruh jajarannya agar segera menghentikan pungutan liar (pungli) dalam memberi pelayanan terhadap masyarakat.
Demikian disampaikan Menhub di sela kunjungan kerjanya meninjau sejumlah proyek di Palembang Sumatera Selatan.
Menurut Menhub operasi tangkap tangan pungli yang dilakukan di jajaran Kemenhub beberapa waktu lalu merupakan upaya untuk tidak melukai banyak orang, operasi tersebut itu sasarannya adalah titik-titik atau orang yang bermasalah.
Untuk menghindari pungli sesuai harapan bersama, pihak kemenhub juga sudah memerintahkan jajarannya untuk bekerja bersih dan tinggalkan serta jangan bermain pungli lagi yang dapat merugikan pihak-pihak lain.
“Untuk operasi tangkap tangan pungli yang dilakukan beberapa waktu waktu lalu, itu adalah upaya untuk menimbulkan efek jera,” katanya, Sabtu (15/10/2016)
Lebih lanjut ia menyampaikan karena berantas pungli ini merupakan gerakan nasional maka perlu diperhatikan secara serius. Selajutnya Kemenhub juga sudah membentuk Tim Adhoc untuk memantau upaya bersih pungli, Tim adhoc tersebut terdiri dari tiga dari internal, dua lainnya dari ICW dan YLKI .
Sementara itu, di daerah jika masih ada pihak-pihak yang merasa dirugikan dengan adanya pungli, maka laporkan kepada Kemenhub untuk kemudian akan didistribusikan ke Kapolda atau Kapolres. (adi)











