Pasca-Kebakaran di Depan Punti Kayu Palembang, Rumah Korban Masih Ramai Didatangi Warga

Writer: - Minggu, 29 Maret 2026
Kondisi rumah milik Siti Masiah di Sukarami Palembang usai terbakar, tampak bagian bangunan hangus dan mengalami kerusakan parah. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Pasca kebakaran yang melanda rumah milik Siti Masiah (65) di Jalan Sukamaju, RT 27/04, Kelurahan Sukabangun, Kecamatan Sukarami, Palembang, suasana di lokasi kejadian masih ramai didatangi warga.

Hingga Minggu (29/3/2026) pagi, warga sekitar, keluarga, serta kerabat terus berdatangan sebagai bentuk kepedulian terhadap korban. Mereka terlihat bergotong royong membantu membersihkan sisa-sisa kebakaran serta memberikan dukungan moril.

Read More

Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (28/3/2026) sekitar pukul 14.00 WIB itu diduga disebabkan korsleting listrik dari bagian gudang rumah.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui korban saat hendak mengangkat jemuran dan melihat kobaran api muncul dari dalam gudang.

“Saya melihat api dari gudang saat hendak angkat jemuran,” ujar Siti Masiah.

Baca Juga: Kebakaran Hebat di Depan Punti Kayu Palembang, Terdengar Ledakan dan Warga Histeris

Dalam kondisi panik, korban langsung berteriak meminta pertolongan warga. Warga yang mendengar teriakan tersebut segera berdatangan dan berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Sekitar pukul 14.30 WIB, empat unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api sekitar pukul 14.50 WIB.

Baca Juga: Terungkap! Kebakaran di Depan Punti Kayu Palembang Diduga Korsleting Listrik, Kerugian Capai Rp1,5 M

Petugas dari Polsek Sukarami dan Polrestabes Palembang yang menerima laporan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Kapolsek Sukarami, Kompol Alex, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Tidak ada korban jiwa. Dugaan sementara kebakaran disebabkan korsleting listrik, namun masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts