Waspada Penipuan Digital, Nama Kapolres Pagaralam Dicatut di TikTok Palsu

Writer: - Jumat, 27 Maret 2026
Nama Kapolres Pagaralam dicatut dalam akun TikTok palsu. Polisi mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap penipuan digital yang mengatasnamakan pejabat. (Sumselupdate.com/Istimewa)

Pagaralam, Sumselupdate.com – Maraknya penipuan digital kembali menjadi ancaman serius di tengah masyarakat Kota Pagaralam, setelah nama Kapolres Pagaralam dicatut dalam akun TikTok palsu yang digunakan untuk menjalankan berbagai modus penipuan.

Fenomena penyalahgunaan identitas pejabat di media sosial kian meresahkan. Kali ini, nama Kapolres Pagaralam, AKBP Januar Kencana Setia Persada, disalahgunakan oleh oknum tak bertanggung jawab melalui akun TikTok palsu yang menampilkan nama, foto profil, hingga aktivitas menyerupai dirinya.

Read More

Kapolres Pagaralam AKBP Januar Kencana Setia Persada menegaskan bahwa akun tersebut bukan miliknya dan merupakan bentuk penipuan yang harus diwaspadai masyarakat.
“Saya tegaskan, saya tidak memiliki akun TikTok. Jika ada akun yang mengatasnamakan saya, itu dipastikan palsu,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).

Ia menjelaskan, modus seperti ini bukan hal baru. Pelaku kerap memanfaatkan kepercayaan publik terhadap figur pejabat untuk melancarkan aksinya, mulai dari meminta uang, menawarkan bantuan tertentu, hingga menjalin komunikasi yang berujung pada kerugian korban.

Dalam konteks ini, ruang digital menjadi lahan empuk bagi pelaku kejahatan siber yang memanfaatkan kelengahan masyarakat. Identitas yang tampak meyakinkan sering kali menjadi pintu masuk bagi penipuan yang terorganisir.

Kapolres mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap akun yang mengatasnamakan pejabat, terlebih jika sudah mengarah pada permintaan pribadi atau aktivitas mencurigakan.

Baca juga : Operasi Ketupat Musi 2026 Dimulai, Polres Pagaralam Kerahkan 243 Personel Amankan Mudik Idul Fitri 1447 H

“Jangan langsung percaya. Pastikan kebenarannya terlebih dahulu. Jika ada yang mencurigakan, segera laporkan ke pihak kepolisian,” tegasnya.

Saat ini, Polres Pagaralam tengah melakukan penelusuran terhadap akun palsu tersebut guna mengungkap pelaku dan mencegah potensi kerugian yang lebih luas.

Di sisi lain, masyarakat juga diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Literasi digital dinilai menjadi kunci penting dalam menghadapi maraknya penipuan berbasis teknologi.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk di ruang digital. Jangan sampai menjadi korban maupun turut menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya,” pungkasnya.

Baca juga : Perang Narkoba pada Ramadhan, Polres Pagaralam Ungkap Sejumlah Kasus dan Amankan Beberapa Tersangka

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa kejahatan tidak lagi terbatas pada ruang fisik, melainkan telah merambah dunia digital dengan berbagai modus yang semakin canggih. Kewaspadaan dan verifikasi informasi menjadi benteng utama agar masyarakat tidak mudah terjebak dalam praktik penipuan yang mencatut nama pejabat maupun institusi resmi. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts