Jakarta, Sumselupdate.com – Era baru Timnas Indonesia akan segera dimulai di bawah kepemimpinan pelatih anyar dengan latar belakang yang tak lazim. John Herdman, yang resmi diumumkan sebagai nakhoda baru skuad Garuda pada Sabtu (3/1/2026), bukanlah mantan pemain sepak bola profesional seperti kebanyakan pelatih elite dunia.
Herdman justru mengawali perjalanannya dari dunia akademis. Ia dikenal sebagai pengajar pendidikan jasmani sekaligus dosen ilmu olahraga sebelum terjun penuh ke dunia kepelatihan. Jauh sebelum namanya menggema di panggung Piala Dunia, fondasi kepelatihannya ditempa di ruang-ruang kuliah.
“Setelah dibesarkan di Consett, County Durham, John Herdman pertama kali menemukan hasratnya untuk melatih sepak bola saat mengajar ilmu olahraga di Universitas Northumbria pada tahun 1990-an,” dikutip dari laman resmi University Northumbria.
Dari dunia teori, Herdman kemudian mulai merasakan atmosfer lapangan hijau. Ia dipercaya menjadi pelatih pengembangan di akademi klub Inggris. “Ia kemudian bekerja sebagai pelatih pengembangan di akademi AFC Sunderland,” lanjut laporan tersebut.
Titik balik besar dalam kariernya terjadi pada 2001, ketika Herdman mengambil keputusan berani hijrah ke Selandia Baru. Di sanalah karier kepelatihannya benar-benar menanjak, sekaligus menjadi pintu masuknya ke level sepak bola internasional.
“Kepindahannya ke Selandia Baru pada tahun 2001 yang benar-benar melambungkan kariernya,” tulis laporan itu.
Meski berasal dari jalur nontradisional, rekam jejak Herdman terbilang gemilang. Ia sukses membawa Timnas Putri Selandia Baru tampil di Piala Dunia. Puncak prestasinya di sepak bola wanita tercapai saat memimpin Timnas Putri Kanada meraih dua medali perunggu Olimpiade secara beruntun pada 2012 dan 2016.
Mahakarya terbesarnya hadir ketika ia beralih menangani tim putra. Dengan pendekatan berbasis ilmu olahraga dan data, Herdman secara impresif membawa Timnas Putra Kanada lolos ke Piala Dunia 2022, mengakhiri penantian selama 36 tahun.
Kisah John Herdman menjadi bukti bahwa pelatih hebat tidak selalu lahir dari karier gemilang sebagai pemain. Dengan fondasi keilmuan yang kuat dan pendekatan modern, ia mampu menjelma menjadi arsitek keajaiban di panggung dunia. Kini, sentuhan akademis Herdman dinantikan untuk membuka lembaran baru kejayaan Timnas Indonesia.
(**)











