YIM dan DPPA Palembang Kolaborasi Tangani HIV/AIDS Lewat Skema Swakelola Tipe III  

Writer: - Rabu, 5 November 2025
Kepala Dinas PPA Kota Palembang, Dewi Isnaini berfoto bersama dengan Ketua Yayasan Intan Maharani, Drs Syahri MSi. (Foto; Sumselupdate.com/Fitria Ningsih).

Palembang, Sumselupdate.com – Yayasan Intan Maharani (YIM) menjalin kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kota Palembang dalam memperkuat upaya penanggulangan HIV/AIDS melalui skema Swakelola Tipe III.

Ketua Yayasan Intan Maharani, Drs Syahri MSi, mengatakan pertemuan dengan DPPA ini merupakan tindak lanjut dari hubungan baik yang telah terjalin selama beberapa tahun terakhir.

Read More

“Sekitar tiga sampai empat tahun lalu, YIM sering diundang dalam berbagai kegiatan yang diselenggarakan Kementerian PPPA dan DPPA Kota Palembang. Dari interaksi itu, kami dan pihak DPPA saling memahami peran masing-masing, sehingga kini bisa dibangun kolaborasi yang lebih konkret,” ujar Syahri.

Ia menjelaskan, YIM sebagai organisasi masyarakat sipil yang fokus pada isu kesehatan masyarakat, khususnya HIV/AIDS, siap mendukung pemerintah dalam menjalankan program penanggulangan secara berkelanjutan.

Salah satu bentuknya adalah melalui mekanisme kontrak sosial atau Swakelola Tipe III, yang kini menjadi pendekatan strategis pemerintah dalam menggandeng organisasi masyarakat sipil (OMS).

Melalui skema tersebut, OMS dapat berperan aktif dalam pembangunan, terutama di bidang riset, edukasi, pemberdayaan masyarakat, serta pendampingan kelompok rentan.

Dengan mekanisme ini, OMS tidak lagi hanya menjadi penerima hibah, tetapi juga mitra strategis pemerintah dengan sistem pelaporan dan akuntabilitas yang jelas.

Syahri juga menekankan pentingnya dukungan pendanaan berkelanjutan, baik yang bersumber dari APBD maupun kemitraan dengan lembaga donor, agar program penanggulangan HIV/AIDS dapat berjalan efektif dan berkesinambungan.

Selain itu, ia menyoroti peran penting media massa dalam menjaga transparansi dan keberlanjutan program.

“Media berperan sebagai jembatan informasi antara pemerintah, OMS, dan masyarakat. Kami berharap media juga ikut mengawal pelaksanaan kontrak sosial agar sesuai prinsip akuntabilitas dan partisipasi publik,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PPA Kota Palembang, Dewi Isnaini, menyambut baik langkah kolaboratif tersebut.

Ia menyebutkan, meski di tengah efisiensi anggaran, kolaborasi dengan YIM tetap akan disesuaikan dan dioptimalkan.

“Pemkot Palembang siap bekerja sama dengan organisasi masyarakat sipil seperti YIM. Kolaborasi ini penting untuk memperluas jangkauan edukasi dan layanan kepada masyarakat, terutama bagi kelompok berisiko tinggi,” kata Dewi.

Ia menambahkan, keterlibatan OMS dalam program-program pemerintah di bidang kesehatan dan perlindungan sosial akan semakin memperkuat fondasi kota yang inklusif serta peduli terhadap isu kesehatan masyarakat.

“Dengan terbentuknya sinergi ini, penanggulangan HIV/AIDS di Palembang dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan berorientasi pada pemberdayaan komunitas,” tutup Dewi.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts