Anggota Komisi VII DPR Dukung Industrisasi Maung Pindad

Writer: - Rabu, 29 Oktober 2025
Anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo. (Foto; Sumselupdate.com/Humas DPD RI).

Jakarta, Sumselupdate.com – Anggota Komisi VII DPR RI Yoyok Riyo Sudibyo mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang aktif mempromosikan Maung Pindad sebagai produk unggulan industri dalam negeri. Langkah ini merupakan bukti keseriusan Pemerintah membangun kemandirian industri nasional.

“Langkah Pak Prabowo mempromosikan Maung Pindad perlu diapresiasi. Ini contoh nyata keberpihakan terhadap produk dalam negeri, bukan sekadar slogan. Kita perlu mendorong industri lokal seperti ini,” kata Yoyok dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (28/10/2025).

Read More

Seperti diketahui, Presiden Prabowo menegaskan  kebanggaan terhadap produk dalam negeri cukup penting, salah satu melalui kendaraan taktis Maung Pindad.

Dalam rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Senin (20/10/2025), Presiden Prabowo menyampaikan rasa bangga karena Indonesia kini mampu memproduksi jip buatan sendiri.

Presiden berkelakar sudah lama tidak menikmati naik Alphard karena lebih sering menggunakan Maung Pindad yang kini juga digunakan para perwira saat meninjau pasukan. Presiden Prabowo menyebut hal itu sebagai bentuk nyata kemandirian dan kebanggaan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo meminta para menteri menggunakan Maung Pindad sebagai kendaraan dinas, agar pejabat memberi contoh nyata  mencintai dan mendukung produk buatan Indonesia.

Terkait hal itu, Yoyok setuju selama  tidak mengganggu anggaran Negara dan dilakukan secara transparan.

“Kalau menteri-menteri diminta pakai Maung, saya dukung penuh. Asal anggarannya tersedia dan prosesnya terbuka. Justru bagus kalau pejabat memberi contoh nyata dalam mencintai produk dalam negeri,” tuturnya.

Yoyok mengingatkan agar promosi Maung Pindad tidak hanya berhenti pada seremonial, tetapi diwujudkan dalam bentuk dukungan konkret.

Ia menyinggung pengalaman sebelumnya, ketika proyek mobil Esemka sempat dibangga-banggakan namun gagal berkelanjutan.

“Asal kita jangan terjebak euforia seperti Esemka dulu. Ramai dibicarakan, tapi akhirnya zonk. Maung Pindad harus dijaga agar tidak bernasib sama harus diproduksi massal, dipakai luas, dan punya pasar yang jelas,” tegas Yoyok.

Dia menekankan, pemerintah penting    menggencarkan penguatan industri lokal. Penguatan itu, tidak hanya di sektor pertahanan  tapi juga perlu di sektor energi, manufaktur, dan teknologi.

“Kalau mau mandiri, industri lokal harus digerakkan secara serius. Kebijakan dan anggaran harus berpihak pada produksi dalam negeri. Kita punya kemampuan, tinggal kemauan politik yang harus kuat,” jelas Legislator dari Dapil Jawa Tengah X itu.

Menurut Yoyok, sinergi antara pemerintah, BUMN, dan swasta nasional perlu diperkuat agar industri dalam negeri benar-benar mandiri dan kompetitif.

Yoyok pun mengajak masyarakat berperan memperkuat industri nasional dengan cara mencintai dan menggunakan produk buatan Indonesia.

“Bangga produk Indonesia itu bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. Kalau kita percaya pada produk sendiri, industri kita akan tumbuh, ekonomi kita akan kuat. Maka cintailah produk dalam negeri,” tegas Yoyok.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts