PT Semen Baturaja Tegaskan Komitmen Transparansi di Tengah Isu Dugaan Korupsi Distributor

Writer: - Kamis, 23 Oktober 2025
Logo PT Semen Baturaja. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Baturaja, Sumselupdate.com — PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) menegaskan komitmennya untuk menjunjung tinggi prinsip transparansi dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG), menyusul pemberitaan mengenai penggeledahan di Kantor SMBR Palembang pada Selasa (21/10/2025).

Dalam surat pernyataan resmi yang disampaikan ke redaksi Sumselupdate.com, Hari Liandu

Read More

selaku Department of Corporate Secretary PT Semen Baturaja Tbk, Kamis, 23 Oktober 2025,  menyatakan jika penggeledahan tersebut merupakan bagian dari proses penyelidikan yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan pendistribusian semen di Provinsi Sumatera Selatan oleh PT Kapuas Musi Madelyn (PT KMM), distributor resmi SMBR periode 2018–2022.

Dalam pernyataan resminya, manajemen PT Semen Baturaja Tbk menyampaikan lima poin penting sebagai bentuk klarifikasi dan penegasan posisi perusahaan terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

Pertama, SMBR menegaskan komitmennya untuk mematuhi seluruh ketentuan hukum yang berlaku dan menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam setiap aktivitas bisnisnya.

Kedua, untuk memperkuat penerapan prinsip tersebut, SMBR telah menjalin kerja sama dengan Kejati Sumsel melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) pada 21 Oktober 2024. Kerja sama ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memastikan kegiatan operasional dan bisnis berjalan sesuai regulasi.

Ketiga, SMBR menegaskan bahwa proses pemeriksaan yang dilakukan merupakan bagian dari mekanisme hukum yang berlaku dan bukan atas desakan pihak eksternal, seperti organisasi masyarakat atau media massa.

Keempat, perusahaan menyatakan kesiapannya untuk bersikap kooperatif dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang tengah berjalan. SMBR juga menegaskan pentingnya asas praduga tak bersalah hingga adanya keputusan hukum yang berkekuatan tetap, serta mengimbau semua pihak untuk menghindari spekulasi yang dapat menimbulkan mispersepsi.

Kelima, SMBR akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap seluruh mitra distribusi, termasuk sistem pengawasan internal dan mekanisme kerja sama yang berlaku, guna memperkuat integritas proses distribusi dan menjaga kepercayaan para pemangku kepentingan.

(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts