Kebakaran Hebat di Lorong Kelinci Palembang, Pasutri Tewas Terjebak di Dalam Rumah

Writer: - Senin, 20 Oktober 2025
Jasad pasutri saat berada di RS Hermina Palembang, Minggu (19/10/2025) malam. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Palembang, Sumselupdate.com – Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di Lorong Kelinci, Jalan . Soekamto, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, Palembang, Minggu (19/10/2025) malam sekitar pukul 21.30 WIB.

Dalam peristiwa tragis ini, sepasang suami istri atau  pasutri tewas terjebak di dalam rumah yang terbakar.

Read More

Kebakaran yang menghanguskan tiga rumah dua lantai itu membuat warga sekitar panik. Dari lima penghuni rumah, dua orang meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka bakar serius di wajah dan tangan, kemudian dilarikan ke RS Hermina Palembang.

Korban tewas diketahui bernama Andi Rahmadani dan Erti Triani, pasangan suami istri yang diduga terjebak di dalam kamar saat api membesar. Sementara korban luka bakar, Erwansyah, berhasil menyelamatkan diri meski mengalami luka serius.

Menurut keterangan Erwansyah, sebelum kebakaran terjadi, ia bersama anaknya, Edo, mendengar suara ledakan keras dari rumah pasangan Andi dan Erti.

Petugas dan warga memenuhi TKP kebakaran di Lorong Kelinci, Jalan . Soekamto, Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, Palembang, Minggu (19/10/2025) malam. (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

“Ledakan keras, pak. Saya dan anak langsung panik keluar rumah sambil teriak minta tolong, kebakaran! kebakaran!” ungkap Erwansyah.

Ia menuturkan, kobaran api begitu cepat menjalar ke seluruh rumah. Saat mencoba keluar, api sudah membesar dan menyambar tubuhnya.

“Nekat keluar, pak, untuk menyelamatkan diri,” katanya.

Warga yang melihat kejadian itu segera berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya dan menolong korban yang masih hidup.

Tak lama kemudian, personel Polsek Kemuning, Polrestabes Palembang, Dinas Pemadam Kebakaran Kecamatan Kemuning, dan PMI Kota Palembang tiba di lokasi untuk melakukan pemadaman dan evakuasi korban. Api baru berhasil dipadamkan sekitar dua jam setelah kejadian.

Kapolsek Kemuning, AKP Jailili, membenarkan adanya peristiwa kebakaran tersebut.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi, olah TKP, dan meminta keterangan saksi-saksi,” ujarnya, Senin (20/10/2025) pagi.

Menurut AKP Jailili, dua korban tewas diduga tidak sempat keluar saat api membesar.

“Tiga orang menjadi korban, dua meninggal dunia yaitu pasangan suami istri Andi dan Erti, serta satu korban mengalami luka bakar atas nama Erwansyah,” jelasnya.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan kepolisian. Berdasarkan keterangan saksi, api muncul setelah terdengar suara ledakan dari rumah korban.

“Penyebab kebakaran masih kami dalami,” tutup AKP Jailili.

(**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts