Pagaralam, Sumselupdate.com – Suasana di Markas Komando (Mako) Ditlantas Polda Sumatera Selatan mendadak riuh, Selasa (22/9/2025) pagi.
Seorang anggota TNI, Sertu Suraidi, Babinsa Kelurahan 16 Ilir Koramil 06 Kamboja, tiba-tiba terjatuh akibat sesak napas.
Melihat kejadian itu, anggota Polri yang tengah piket langsung sigap menolong. Pawas Ditlantas AKP Lestari bersama Aipda Ferial dan Bripka Faidil mengevakuasi Sertu Suraidi menggunakan mobil dinas menuju RS AK Gani Palembang.
Sesampainya di rumah sakit, tenaga medis segera memberikan pertolongan pertama. Kondisi Sertu Suraidi pun berangsur stabil meski masih dalam perawatan intensif.
Menurut keterangan rekannya, Serka Timor, Sertu Suraidi baru saja selesai mengikuti kegiatan korve sebelum tubuhnya drop mendadak.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel, Kombes Pol Maesa Soegriwo, S.I.K., mengapresiasi kecepatan anggotanya dalam bertindak.
“Begitu mendapat laporan, anggota langsung sigap mengevakuasi korban ke rumah sakit terdekat. Alhamdulillah, kondisi rekan kita dari TNI sudah tertangani dengan baik oleh tenaga medis. Ini bukti sinergi dan kepedulian yang selalu kita jaga,” ujarnya.
Kapolres Pagaralam AKBP Januar Setya Kencana, SIK melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, SIK, MH juga menegaskan pentingnya solidaritas TNI–Polri.
“Kami bersyukur rekan dari TNI selamat. Peristiwa ini menjadi contoh nyata bahwa TNI–Polri selalu hadir bersama, saling membantu dalam kondisi apapun. Sinergi ini adalah modal utama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Selatan,” tegas Kombes Nandang yang disampaikan oleh Kasi Humas Polres Pagaralam Iptu Mansyur.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa sinergi TNI–Polri bukan hanya tampak di medan operasi, tetapi juga dalam kepedulian sehari-hari. Seragam berbeda tidak menjadi batasan, melainkan alasan untuk saling menguatkan.
(**)











