Nilai Ekspor Palembang Capai 1,472 Juta Dollar, Tertinggi di Sumsel

Writer: - Kamis, 11 September 2025
Badan Pusat Statistik Sumatra Selatan (BPS Sumsel) melaporkan kontribusi tertinggi nilai ekspor pada paruh pertama 2025 atau semester awal tahun ini. (Sumselupdate.com/Istimewa)

Palembang, Sumselupdate.com – Badan Pusat Statistik Sumatra Selatan (BPS Sumsel) melaporkan kontribusi tertinggi nilai ekspor pada paruh pertama 2025 atau semester awal tahun ini dari pengiriman komoditas di Kota Palembang.

Kepala BPS Sumsel Moh Wahyu Yulianto mengatakan, selain Kota Palembang, BPS mencatat daerah paling besar berkontribusi pada ekspor Sumsel adalah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan Lahat.

Read More

“Total tiga daerah tersebut menyumbang lebih dari 77 persen total ekspor Sumsel, Kota Palembang jadi penyumbang pertama,” katanya.

Berdasarkan rincian nilai ekspor Sumsel pada semester pertama 2025 dari Januari-Juli tahun ini, tercatat nilai berurutan dari tiga daerah penyumbang tertinggi yakni Palembang sebesar 1,472 juta Dollar Amerika Serikat (AS), Ogan Komering Ilir senilai 799 juta Dollar AS dan dari Lahat berkontribusi senilai 591 juta Dollar AS.

“Dari nilai tertinggi tiga daerah penyumbang ekspor, pengiriman mayoritas dari ekspor batu bara,” ujarnya.

Baca juga : BPS Rilis Pendapatan Rp2,8 Juta Perbulan Warga Sumsel Terkategori Miskin

Batu bara lanjut Wahyu, menjadi komoditas andalan Sumsel. Namun dalam setahun terakhir, tercatat pengiriman batu bara sedang menurun. Laporan BPS, terdata nilai ekspor batu bara mencapai 1,373 juta Dollar AS.

“Hasil tahun ini lebih rendah dibanding periode sama tahun 2024 yang mencapai 1,502 juta Dollar AS atau turun sekitar 8,5 persen,” jelasnya.

Wahyu merinci, berbeda dengan batu bara, beberapa komoditas nonmigas justru menunjukkan tren positif. Misalnya, pengiriman komoditas karet. Ekspor karet terutama dari produk unggulan Sumsel naik hampir 32 persen dan pulp kayu tumbuh 8,5 persen.

Baca juga : Auditorium Pengayoman Pancasila BPSDM Hukum Diresmikan Menteri Hukum

“Khusus Juli 2025, ekspor Sumsel juga tercatat turun cukup tajam, yakni 19 persen dibandingkan Juli tahun lalu,” katanya.

Ia menambahkan, penurunan ekspor secara umum dipicu oleh turunnya ekspor nonmigas, terutama dari sektor pertambangan. Nilai ekspor pertambangan pada Juli hanya mencapai 165 juta Dollar AS atau turun hampir 40 persen dari periode sama tahun lalu. (Iya)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts