Walikota Palembang Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan Perbaiki Fasum Pasca-Demo Mahasiswa

Writer: - Selasa, 2 September 2025
Walikota Palembang Ratu Dewa saat mengikuti rapat koordinasi nasional bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan sejumlah kementerian terkait secara virtual, Selasa (2/9/2025). (Foto; Sumselupdate.com/Istimewa).

Palembang, Sumselupdate.com – Walikota Palembang Ratu Dewa menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam menjaga stabilitas inflasi sekaligus menangani isu sosial yang berkembang di masyarakat.

Hal itu ia sampaikan saat mengikuti rapat koordinasi nasional bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan sejumlah kementerian terkait secara virtual, Selasa (2/9/2025).

Read More

“Pertemuan ini difokuskan pada pengendalian inflasi dan penanganan isu sosial yang tengah berkembang di berbagai wilayah,” ujar Ratu Dewa.

Berdasarkan laporan terbaru, inflasi di Kota Palembang tercatat sebesar 2,83 persen secara tahunan (year-on-year) dan 0,11 persen secara bulanan (month-to-month).

Meskipun tren ini relatif stabil, Ratu Dewa menekankan bahwa pengendalian inflasi tetap menjadi prioritas utama, terutama di daerah yang mencatat angka lebih tinggi, yakni Palembang dengan 5,13 persen.

“Kita masih membutuhkan kerja sama lintas sektor dan lintas wilayah untuk memastikan inflasi tetap terkendali. Palembang menjadi contoh penting bahwa koordinasi pusat dan daerah harus diperkuat,” tegasnya.

Selain inflasi, isu sosial juga menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Ratu Dewa menyebut, pemerintah mengapresiasi aksi penyampaian aspirasi mahasiswa dan elemen masyarakat yang berlangsung tertib.

Namun, tercatat terdapat 13 titik fasilitas umum yang mengalami kerusakan.

“Kami akan segera melakukan perbaikan terhadap fasilitas yang rusak. Pemerintah membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, namun harus dilakukan secara santun dan damai, bukan dengan cara anarkis,” tegasnya.

Di sisi lain, untuk mendukung stabilitas ekonomi masyarakat, Pemkot Palembang terus menjalankan program bedah rumah.

Tercatat ada 3.067 rumah yang masuk dalam program perbaikan dengan sumber dana berasal dari APBN, APBD, Baznas, hingga forum CSR.

(**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts