Palembang, Sumselupdate.com — Jagat maya dihebohkan dengan video keributan di ruang rapat DPRD Kota Palembang. Belakangan terungkap, peristiwa itu rupanya sudah terjadi sejak dua pekan lalu, tepatnya Selasa (5/8/2025), saat rapat Komisi III bersama Dinas PUPR membahas proyek IPAL yang mandek.
Dalam video yang beredar, keributan diduga terjadi di ruang rapat komisi III DPRD Palembang, melibatkan anggota Komisi III dan seorang ASN dari Dinas PUPR Kota Palembang.
Keributan itu juga diduga terjadi saat tengah berlangsung rapat anggaran terkait dengan kegiatan Dinas PUPR Palembang.
Tak hanya bersitegang, dalam video yang berbeda pegawai Dinas PUPR yang coba dilerai olah sesama rekannya mendapatkan serangan fisik dari salah pihak lain saat mencoba keluar dari ruang rapat.
Lalu seperti apa faktanya? Wartawan Sumselupdate.com berhasil mendapatkan wawancara dengan salah satu saksi mata yang saat keributan itu terjadi berada di ruang rapat.
Belakangan terungkap, keributan itu rupanya telah lama terjadi dua pekan lalu, persisnya keributan itu terjadi pada, Selasa (05/08/2025) sekitar pukul 14:00 wib.
Baca Juga: Meja Rapat Jadi Arena Duel, ASN PUPR dan DPRD Palembang Adu Jontos!
Keributan itu rupanya melibatkan Ketua Komisi III DPRD Palembang Rubi Indiarta bersama supir pribadinya dan seorang pegawai Pemkot Palembang Adhe Abdillah yang merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dari Dinas PUPR Kota Palembang.
Peristiwa keributan itu rupanya terjadi sebelum rapat berlangsung yang diagendakan membahas soal proyek IPAL Pemkot Palembang yang kini mandek.
“Sebenarnya keributan itu terjadi sebelum rapat. Rapat itu agendanya Komisi III memanggil PPK dari Dinas PUPR soal adanya pengaduan permasalahan proyek IPAL yang sekarang mangkrak,” ucap nara sumber yang tak ingin disebut namanya.
Fakta mencengangkannya lagi, aksi keributan hingga penyerangan yang diduga dilakukan oleh sopir dari Rubi Indiarta itu disebut dimulai dari sikap arogan pegawai sipil tersebut.
Menurut saksi mata di ruang rapat itu, bermula saat Rubi Indiarta yang baru memasuki ruang rapat langsung mencecar Adhe Abdillah dengan pertayaan tajam mengkritik proyek IPAL yang mangkrak dibawah tanggung jawabnya.
“Yang orang PU itu duluan emosi dia ngebanting setumpuk berkas berkaitan proyek IPAL di mejanya sendiri di hadapan Rubi, bahkan sempat melakukan gerakan mendekati Rubi dan mau mukul. Nah di situlah baru seperti yang di video viral ada rekannya yang mencoba melerai dan bawa keluar orang PU itu dan terjadi pemukulan,” ucapnya.
Akibat keributan itu akhirnya rapat yang beragendakan klarifikasi pihak PPK Dinas PUPR itu urung dilakukan.
“Sampai sekarang belum diagendakan ulang terkait rapatnya, tapi setahu saya beberapa waktu lalu sudah didamaikan tapi gak tau kenapa akhirnya kok viral,” ungkapnya.
Terpisah, Sumselupdate.com coba melakukan komunikasi kepada Rubi Indiarta namun yang bersangkutan yang sempat dihubungi saat ini belum dapat memberikan keterangan.
Sementara, wartawan juga berupanya berkomunikasi dengan Adhe Abdillah namun hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan keterangan dari kedua belah pihak.(**)











