Komisi IV DPR: Bulog dan Modernisasi Pertanian Berperan Dalam Ketahanan Pangan

Writer: - Kamis, 21 Agustus 2025
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto. (Sumselupdate.com/Istimewa)

Jakarta, Sumselupdate.com – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Panggah Susanto, menekankan fokus utama Komisi IV adalah memperkuat ketahanan pangan melalui berbagai program strategis, termasuk, subsidi pupuk, pembangunan lumbung pangan, serta pengelolaan stok beras oleh Bulog.

Demikian disampaikan Panggah dalam diskusi Dialektika Demokrasi yang digagas Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP) bekerja sama dengan Biro Pemberitaan DPR RI bertema ‘Mengupas Salah Satu Point pada RAPBN 2026: Memperkuat Ketahanan Pangan Nasional’.

Read More

“Ujung tombak dari ketahanan pangan adalah peran Bulog. Transformasi lembaga ini dari BUMN menjadi lembaga pemerintah sedang berlangsung, dan masih banyak hal yang harus diselesaikan agar target pemerintah, seperti stok beras minimal 3-3,7 juta ton dan harga gabah kering panen Rp6.500 per kilogram, tercapai,” kata Panggah di ruang PPID DPR, Jakarta, Kamis (21/8/ 2025).

Selain Bulog, kata dia, Komisi IV DPR RI menekankan pentingnya distribusi pupuk yang tepat jenis, jumlah, waktu, dan harga untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

“Meskipun kontribusi pupuk terhadap biaya produksi sekitar 20–25 persen, pemupukan yang tepat sangat menentukan keberhasilan hasil panen,” kata Panggah.

Baca juga : Banggar DPR RI Pastikan Kebijakan Pajak Shadow Economy Tidak Bebani UMKM

Legislator dari Fraksi Partai Golkar itu juga mengatakan bila masalah bibit dan pemanfaatan lahan juga menjadi fokus pihaknya. Menurut Panggah, bibit unggul dan lahan subur strategis harus mendapat perhatian serius agar ketahanan pangan tetap terjaga.
Dikatakan, perlu perlindungan lahan-lahan subur di Jawa dan sentra produksi baru di luar Jawa, seperti Lampung, Sulawesi Selatan, dan Sumatra Utara.

Selain itu, modernisasi pertanian menjadi kunci menarik generasi muda untuk kembali beraktivitas di sektor pertanian. Faktor teknologi, efisiensi, pemasaran, dan imbal hasil yang memadai menjadi daya tarik agar pertanian menjadi pekerjaan yang menjanjikan bagi generasi baru.

Baca juga : Sekjen DPR RI Sambut Baik Rencana Kedatangan Ketua Majelis Nasional Vietnam

“Ini adalah pokok-pokok yang menjadi fokus Komisi IV. Dengan dukungan anggaran dan kebijakan yang tepat, ketahanan pangan dapat terwujud secara optimal,” tegas Panggah.

Dalam RAPBN 2026, anggaran ketahanan pangan mencapai Rp164,414 triliun. Anggaran ini dialokasikan untuk beberapa program, antara lain pembangunan lumbung pangan dan cadangan pangan Rp33 triliun.

Kemudian, subsidi pupuk Rp46,9 triliun untuk pengadaan 9,62 juta ton pupuk, serta Rp22,7 triliun untuk menjaga stok dan stabilisasi harga serta melindungi petani. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts