Pagaralam, Sumselupdate.com – Kota Pagaralam kembali menegaskan komitmennya sebagai destinasi wisata petualangan ramah lingkungan melalui gelaran Festival Dempo 2025.
Acara ini akan berlangsung pada 18–25 Juni 2025 di kawasan Gunung Dempo sebagai bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun ke-24 Kota Pagaralam.
Mengusung semangat ‘Pagaralam SeRAMe’, festival ini menawarkan beragam aktivitas luar ruang yang menyatu dengan pesona alam pegunungan, mulai dari paralayang, rafting, pendakian, hingga festival layang-layang internasional.
Festival Dempo 2025 bukan hanya sekadar pesta tahunan, akan tetapi juga bentuk nyata dari transformasi Kota Pagaralam yang sejak 2022 telah dicanangkan sebagai Kota Energi Hijau Pertama di Indonesia oleh Presiden RI.
Memanfaatkan udara sejuk dan panorama Gunung Dempo, Pemerintah Kota Pagaralam menghadirkan kegiatan yang dirancang untuk menggugah semangat petualang sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kelestarian alam.
Kegiatan yang dijadwalkan selama festival meliputi: Paralayang (18–25 Juni 2025) di Take Off Rimau, Pendakian Gunung Dempo (19–20 Juni 2025) melalui jalur Kampung IV.
Kemudian, Festival Layang-Layang Internasional (20 & 22 Juni 2025) di Lapangan Tangga 2001, Fun Rafting & Penyebaran Benih Ikan (20 Juni 2025) di Ayek Salak, Penanaman Pohon (21 Juni 2025) di Gunung Gare, Napak Tilas 10 KM (22 Juni 2025) start & finish di Tangga 2001.
“Ide besar Festival Dempo 2025 adalah mengajak masyarakat dan wisatawan untuk merayakan alam, mencintai petualangan, dan membangun kesadaran lingkungan secara berkelanjutan,” ujar Iwan Riduansyah, selaku koordinator kegiatan.
“Kami ingin menjadikan momen HUT ke-24 Kota Pagaralam ini sebagai ajakan bersama: Ayoooo!!! Adeng Sanak, Kundang Kance, Jeme Kite Gegalenye kite sukseskan Festival Dempo 2025,” ajaknya.
Festival ini diharapkan dapat menjadi magnet pariwisata yang tak hanya menghibur, tetapi juga mendidik serta memperkuat citra Pagaralam sebagai kota dengan nilai-nilai ekowisata yang kuat.











