Baturaja, Sumselupdate.com – Camat Peninjauan Feri Iswan menampik soal isu Oprasi Tangkap Tangan (OTT) salah satu calon kepala desa lantaran money politik, di Desa Saung Naga, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).
“Aman terkendali, siapa bilang ada OTT, tidak benar, sekarang sudah damai,” ujar Feri saat meninjau pelaksanaan pencoblosan Pilkades didampingi Kapolsek Peninjauan Rachmat Adji dan Danramil Kapten Inf Sapri, di TPS di Desa Kedondong, Senin (10/10/2016).
Selanjutnya kata Feri Iswan, kalau pihaknya tetap mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2015 tentang Pilkades dan pelanggaran yang terjadi di Pilkades diselesaikan melalui Pengadilan. “Kita serahkan sesuai aturan yang berlaku. Termasuk politik uang. Setelah ada keputusan tetap dari pengadilan, panitia kabupaten akan melakukan tindakan,” terangnya.
Feri menjelaskan, kalau nanti kasus ini sampai ke meja hijau dan mendapat putusan tetap dan salah satu Cakades yang terpilih dinyatakan bersalah karena melakukan politian uang, maka secara otomatis dibatalkan.
“Dalam ketentuan ini, tidak ada pemilihan ulang melainkan peraih suara nomor dua yang berhak menduduki posisi Kades,” terangnya, sembari mengatakan Pilkades serentak ini diikuti empat desa yakni Desa Saung Naga, Belimbing, Kedondong, Panji Jaya.
Dia juga mengatakan, meski nyaris terjadi rusuh antar pendukung, namun dirinya memastikan kondisi di daerah Saung Naga tetap kondusif. “Kejadian semalam bukan OTT, karena tidak ada barang bukti. Cerita masyarakat, ditindaklanjuti. Timses salah satu Cakades dipanggil dan mengakui. Semua itu sudah dibuatkan berita acara oleh panitia desa dan sudah disampaikan ke panitia Kabupaten di BPMPD. Kita tunggu saja seperti apa proses hukumnya,” imbaunya sembari mengharapkan supaya warga tidak terprovokasi.
Sementara itu, Kapolsek Peninjauan AKP Rachmat Adji menambahkan untuk pengamanan Pilkades serentak ini, pihaknya menempatkan satu personel polisi di masing-masing TPS. Serta pengamanan di backup dari TNI dan Linmas.
“Sejauh ini hasil pantauan kami, semua berjalan sesuai harapan. Semoga kondisi ini tetap demikian hingga diumumkan Kades terpilih,” ucapnya.
Selain itu pihaknya juga tetap menyiagakan pengamanan di TPS hingga didapatkan hasil pemenang. Selanjutnya, pengaman dilakukan dengan sistem on call. “Mengenai patroli, jelas terus kita lakukan guna menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” tandasnya.
Terpusah Asisten 1 Pemkab OKU, Mirdaili yang juga ketua tim panitia Kabupaten mengaku jika pihaknya belum mendapat laporan resmi. “Belum ada laporan rsemi yang saya terima,”singkatnya. (yan)











