Jakarta, Sumselupdate.com – Wakil Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan, negara ASEAN penting untuk bersatu, tangguh, responsif, dan relavan menghadapi berbagai tantangan global.
Pentingnya diplomasi kebangsaan antar Parlemen mewujudkan pembangunan ekonomi ASEAN yang inklusif dan efektif.
Hal tersebut disampaikan Edhie Baskoro Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ketika mengunjungi Parliament of Singapore, Kamis (24/4/2025).
Ibas bertemu langsung dengan Jesica Tan, (dissolved) Deputy Speaker of Parliament of Singapore dan Husien Khamis, Senior Assistant Director in the Parlimentary Relation.
“Kita datang ke Singapura dengan semangat persahabatan, saling pengertian, dan solidaritas kawasan (ASEAN),” ujar Ibas mengawali sambutan.
Ibas kemudian menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas kehadiran Perdana Menteri Singapura pada pelantikan Presiden Republik Indonesia.
“Pertama, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Yang Mulia Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong, pada pelantikan Presiden Prabowo Subianto, Oktober lalu,” jelasnya.
Menurut Edhie Baskoro, kehadirannya tidak hanya menunjukan hubungan panjang mendalam antara kedua negara Indonesia-Singapura, tapi juga komitmen Singapura dan Indonesia yang tidak henti terhadap persatuan kawasan dan kohesi ASEAN.
“Kami juga menghargai kunjungan kenegaraan Singapura berikutnya yang kembali menegaskan kekuatan hubungan bilateral kita (Indonesia-Singapura),” kata Ibas.
Dikatakan, kunjungannya bersama delagasi kali ini berlangsung ketika terjadi masa-masa kritis, mulai dari geo-politik global yang berubah hingga ketidakpastian ekonomi dunia.
“Saat ini kita menghadapi kondisi geo-politik yang rumit dan dinamis, menghadapi kebingungan dan ketidakpastian dalam ekonomi dunia, dan tantangan perkembangan teknologi (AI) yang membentuk kembali (prilaku) masyarakat kita,” paparnya.
Sehingga pada kesempatan ini Ibas menegaskan, ASEAN harus bersatu, tangguh, responsif, dan relavan menghadapi berbagai tantangan tersebut.
ASEAN Plus harus bersatu, tangguh, responsif, dan relavan, karena kami menyadari tantangan-tantangan masa depan bersifat transnasional.
Dari perubahan iklim hingga keamanan daerah, dari transformasi digital hingga ketidakpastian ekonomi. Tidak ada satupun dari kita yang dapat menghadapi masalah ini sendiri.
Oleh karena itu, sebagai pemimpin parlemen, memiliki peran besar menghadapi segala tantangan tersebut, dengan memastikan diplomasi tanpa batas yang membangun.
“Di sini, kita sebagai pemimpin parlemen (MPR RI & Parlemen Singapura), memainkan peran penting. Kita harus memastikan bahwa diplomasi kita tidak terbatas pada saluran eksekutif ke eksekutif, tapi juga membangun keterlibatan parlemen ke parlemen yang kuat, hubungan rakyat ke rakyat, dan saling menghormati identitas nasional setiap bangsa, nilai, dan aspirasi,” tuturnya.
Ibas menyampaikan kehadirannya untuk memperdalam komitmen terhadap diplomasi kebangsaan. Apa yang sering mereka sebut di Indonesia sebagai diplomasi kebangsaan.
Diplomasi yang berakar pada semangat rakyat, didukung oleh nilai-nilai bersama, dan dimaksud untuk memperkuat perdamaian, kesejahteraan, pengertian dan kerja sama.
Pada akhir sambutan, Ibas berharap langkah ini dapat meningkatkan komunikasi dan kolaborasi dua parlemen negara.
“Kami berharap untuk meningkatkan komunikasi antara dua anggota parlemen, melalui pertukaran pandangan, kerjasama legislatif, dan kunjungan bersama,” katanya.
Ibas percaya dialog yang teratur di tingkat parlemen akan memberikan kontribusi. Stabilitas daerah yang lebih baik, pembangunan ekonomi yang lebih inklusif dan ASEAN yang lebih efektif, yang mencerminkan suara warga negaranya.
Dia pun tidak lupa menyampaikan selamat untuk Singapura yang sebentar lagi akan menyambut pesta demokrasi. Singapura bersiap untuk kalender politik yang sangat sibuk, dengan pemilu umum akan datang.
“Kami mengucapkan selamat hari yang terbaik kepada rakyat dan pemerintah Singapura. Kami percaya pada kekuatan demokrasi Singapura, dan berharap untuk melanjutkan hubungan yang sangat baik dengan pemerintahan berikutnya,” tegasnya.
Pada acara ini Ibas hadir bersama delegasi, beberapa anggota DPR/MPR/DPD RI, di antaranya Andreas Hugo Pareira, Mulyadi, Anton Sukartono Suratto, Abdul Bakri Haji Musa, dan Jialyka Maharani.











