Upaya DPPPA Sumsel Tingkatkan Pemahaman Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak

Writer: - Kamis, 27 Februari 2025
Kepala DPPPA Provinsi Sumatera Selatan, Fitriana, SSos, MSi didampingi oleh Kabid PUG & PP Ihwan Mulyawan, ST, MSi, dan Kasi Pemberdayaan Ekonomi, Titin Sumarni, MPd memimpin kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Dinas P2KBP3A Kabupaten Banyuasin, Kamis (27/2/2025). Foto; Sumselupdate.com/Istimewa.

Banyuasin, Sumselupdate.com – Berbagai upaya dilakukan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sumatera Selatan Fitriana, SSos, MSi guna meningkatkan pemahaman dan komitmen seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Banyuasin dalam melaksanakan program-program yang mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak.

Kali ini, DPPPA Sumsel mengagas advokasi penyelenggaraan pengarusutamaan gender (PUG) dan program pemberdayaan perempuan serta perlindungan anak di Kabupaten Banyuasin.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Selatan Fitriana, SSos, MSi didampingi oleh Kabid PUG & PP Ihwan Mulyawan, ST, MSi, dan Kasi Pemberdayaan Ekonomi, Titin Sumarni, MPd memimpin langsung kegiatan yang digelar di Ruang Rapat Dinas P2KBP3A Kabupaten Banyuasin, Kamis (27/2/2025).

Acara dibuka Sekretaris Dinas P2KBP3A Kabupaten Banyuasin dan dihadiri oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuasin.

Turut hadir pula perwakilan dari Polres Banyuasin dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Banyuasin.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 1 Tahun 2024 tentang Percepatan Penyelenggaraan Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional.

Advokasi ini bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan PUG dan pemberdayaan perempuan, khususnya di Kabupaten Banyuasin.

Dalam sambutannya, Fitriana menekankan pentingnya integrasi pengarusutamaan gender dalam berbagai sektor pembangunan untuk mencapai kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan.

Ia juga menyoroti perlunya kolaborasi antara berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, kepolisian, dan kejaksaan, untuk memastikan perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan dapat terlaksana dengan baik.

“Kita berharap, dengan kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan komitmen seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Banyuasin dalam melaksanakan program-program yang mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, serta perlindungan anak,” katanya. (adv)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts