Palembang, Sumselupdate.com – Bios 44 yang berbentuk foam yang ditemukan oleh jajaran Korem 44 / Garuda Dempo sebagai bahan untuk penanganan api di lahan-lahan yang mudah terbakar, rencananya akan dipaparkan di negara Maroko.
Komandan Satgas penanganan Karhutla Sumsel yang juga sebagai Danrem 044 Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, Jumat (7/10/2016) mengatakan rencana pemaparan Bios 44 di Maroko tersebut, baru diketahuinya dari Deputi V Kemenko Polhukam, Irjen Carlo B Tewu pada saat saat membuka rapat evaluasi di Hotel Aston Palembang Kamis (6/10/2016). Namun dirinya siap, apabila diperintah oleh negara untuk menjelaskan.
“Kita selalu siap jika diusulkan dari pemerintah pusat, untuk memberikan paparan di hadapan masyarakat Maroko terkait temuan bahan pencegah api yang disebut Bios 44,” jelasnya.
Lebih lanjut Kunto menambahkan, saat ini pihaknya masih akan terus melengkapi hasil temuan Bios 44 yang berbentuk foam sebagai penanganan api. Bios 44 sangat efektif dan membantu dalam penanganan kabakaran hutan dan lahan dengan harga terbilang murah untuk dikembangkan.
Seperti diketahui, keberhasilan dalam menangangi karhutla tidak terlepas dari peran anggota Satgas yang berada di wilayah rawan titik api. Selain itu teknologi sebagai alat yang membantu pemadaman api akan terus dikembangkan agar bisa dipakai juga oleh daerah-daerah lain di Indonesia.
“Pada tahun 2016 sangat sedikit lahan yang terbakar, hal itu tak lepas dari dukungan dan kerjasama dari semua pihak dalam pencegahan kebakan hutan dan lahan. Dengan sarana dan peralatan yang terbatas kita masih mampu mencegah,” pungkasnya. (adi)











