Pagaralam, Sumselupdate.com – Di sepanjang perjalanan sejarah dunia terdapat banyak peradaban yang muncul mencapai puncak kejayaan dan kemudian lenyap ditelan masa.
Beberapa peradaban meninggalkan catatan sejarah yang jelas, namun ada pula yang menghilang secara misterius meninggalkan jejak-jejak yang memicu rasa ingin tahu dan mengundang para ahli untuk mengungkap misteri di balik kearifan dan kehancuran mereka.
Pada narasi kali ini Sumselupdate.com akan membahasnya seperti dilansir dari chanel Youtube Nat Geo Indonesia ada enam peradaban yang hilang tersebut beserta beberapa teori yang berusaha menjelaskan penyebab kepunahan mereka dari kekaisaran maya yang runtuh akibat perang dan perubahan iklim hingga peradaban indus yang lenyap tanpa jejak yang jelas.
Peradaban maya: korban perang dan perubahan iklim di wilayah yang kini membentang dari Semenanjung yucatan Guatemala, blaz hingga sebagian Meksiko pernah berdiri peradaban maya yang perkasa, kemajuan mereka terlihat dari keahlian teknik sipil yang luar biasa dan penggunaan matematika yang kompleks.
Namun sekitar tahun 900 masehi peradaban maya mengalami kemunduran drastis para arkeolog menduga penyebabnya adalah perang saudara yang berkepanjangan ditambah dengan perubahan iklim yang mengakibatkan kelaparan, akibatnya penduduk terpaksa meninggalkan kota-kota besar mereka.

Kekaisaran Khmer: antara bencana perang dan lingkungan di belahan dunia lain di wilayah yang kini menjadi Kamboja pernah berdiri kekaisaran Khmer. Angkor salah satu kota terbesar mereka memiliki jaringan jalan dan kanal yang luas serta diperkirakan dihuni oleh 1 juta jiwa. Kejayaan kekaisaran Khmer terjadi antara tahun 1.000 hingga 1.200 masehi.
Penyebab runtuhnya peradaban ini masih menjadi perdebatan beberapa teori menyebutkan perang atau bencana lingkungan sebagai faktor yang mungkin terjadi peradaban Indus yang lenyap tanpa jejak jelas.
Peradaban indus: yang juga dikenal sebagai peradaban harapan beberapa merupakan salah satu peradaban terbesar di masa lampau, wilayah kekuasaan mereka membentang di India, Pakistan, dan Afghanistan dengan perkiraan jumlah penduduk mencapai 5 juta jiwa.
Pada masanya peradaban ini terkenal dengan arsitektur yang mengesankan namun sekitar 3.000 tahun yang lalu peradaban indus menghilang secara misterius salah satu teori menyebutkan bahwa perubahan iklim yang mengakibatkan kekeringan dan kelaparan menjadi penyebab kepunahan mereka.
Easter Island: misteri patung raksasa dan puncak kehancuran Pulau Easter Island atau Rapanui terkenal dengan patung-patung batu raksasa mulai yang berjajar di sepanjang pantainya.
Pulau ini pernah menjadi rumor bagi peradaban Polinesia yang maju pada tahun 700-an dengan kemampuan navigasi laut yang handal serta keahlian lainnya.
Ada dugaan bahwa berkurangnya sumber daya alam menjadi penyebab kemunduran peradaban ini penyakit dan faktor lain juga mungkin turut berperan.
Catalhoyuk kota tua: yang penuh misteri di wilayah Turki Selatan tengah, pada masa lalu pernah menjadi lokasi Catalhoyuk. Salah satu kota tertua di dunia kota ini merupakan bagian dari peradaban besar yang berkembang antara 9.000 hingga 7.000 tahun yang lalu, sebelum kemudian menghilang secara tiba-tiba.
Keunikan Catal Hoyuk terletak pada struktur bangunannya yang menyerupai sarang lebah, rumah-rumah dibangun saling berdempetan dan beratap datar dengan akses masuk melalui lubang di atap menggunakan tangga dan jembatan kayu, meskipun peradaban ini telah lama lenyap, mereka meninggalkan banyak barang yang menceritakan kehidupan dan ritual mereka.
Peradaban Mississipian: puncak kejayaan di Amerika Utara sekitar tahun 700 masehi hingga kedatangan dan kolonisasi bangsa Eropa ke wilayah Amerika Serikat bagian tenggara dan tengah didiami oleh peradaban agrarian yang dikenal sebagai Missisaipian salah satu kota terbesar mereka. Kahokia terletak di dekat collinsvelen illinois diperkirakan seluas 6 mil persegi.
Kahokia memiliki lapangan pusat yang luas piramida besar dari tanah dan struktur kayu berbentuk seperti stonaheng yang digunakan untuk mengamati perbintangan, populasi kahokia diperkirakan mencapai 40.000 jiwa dengan banyak penduduk yang tinggal di desa-desa di sekitar kota utama.
Para ahli belum mengetahui secara pasti penyebab kemunduran bertahap terhadap peradaban misisipian teori yang populer menyebutkan bahwa kerusakan lingkungan atau kelaparan dan penyakit akibat sanitasi yang buruk menjadi penyebabnya. (**)











