Keluarga Siswa SDIT Harapan Mulia yang Tewas Tersetrum Saat Main di Sekolah Ikhlas

Writer: - Rabu, 28 Agustus 2024
Setiadi Harjanto

Palembang, sumselupdate.com – Terkait tewasnya seorang siswa SDIT Harapan Muliabdi Palembang, bernama Haris Fattah Haryanto (11), pihak keluarga mengaku pasrah dan ikhlas atas musibah yang menimpa anaknya.

Hal itu diungkapkan oleh ayah korban bernam Setiadi Harjanto, saat ditemui sejumlah wartawan di rumah duka, jalan Faqih Usman, lorong Bakti, Kelurahan I Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang.

Read More

“Kami sudah pasrah, sudah ikhlas atas musibah ini. Tidak perlu diungkit siapa yang salah,” jelasnya, pada Rabu (28/8/2024) siang.

Menurut Setiadi, bahwa istrinya yang pertama kali dikabari pihak sekolah, mendapat telepon bahwa anaknya tersebut sudah berada di rumah sakit.

“Saat mau jemput pulang sekolah, diperjalanan dikabari Haris sudah di rumah sakit karena mengalami kecelakaan, lalu kami langsung ke RS AK Gani,” bebernya.

Masih kata Setiadi, sesampainya di rumah sakit, dirinya dan istri melihat petugas medis yang sedang mengupayakan jantung anaknya kembali berdetak semaksimal mungkin, tapi takdir berkata lain.

Baca juga : Diduga Mengintip Tetangga Tidur, Romi Tewas Tersetrum Kabel Listrik

“Kata dokter, jantung anak saya memang sudah berhenti saat sampai di RS. Badannya masih hangat, namun kakinya sudah dingin, tidak ada luka bakar pada tubuhnya. Kami tak ada firasat apapun sebelum anak bungsu kami ini meninggal, tidak ada hal yang aneh terjadi,” bebernya.

Diakui Setiadi, pihak yayasan sekolah telah bertanggung jawab dan memfasilitasi dari administrasi rumah sakit hingga pemakaman berlangsung.

“Alhamdulillah sekolah bertanggung jawab penuh. Tadi juga dari Kadisdik Kota Palembang, polisi, yayasan sekolah, hingga teman-temannya datang mengantar hingga ke pemakaman,” tutupnya.

Baca juga : Potong Dahan Jengkol, Warga Desa Penyandingan OKU Tewas Tersengat Listrik

Untuk jenazah korban sendiri sudah dikebumikan di TPU Talang Petai, Kecamatan Plaju Palembang, pada Rabu (28/8/2024) sekitar pukul 11.00 WIB.

Diberitakan sebelumnya, insiden tragis hingga merenggut nyawa satu orang pelajar terjadi di lingkungan SD Islam Terpadu Harapan Mulia, yang berada di jalan Dokter Wahidin Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit Kecil Palembang, pada Selasa (27/08/2024) sore, sekitar pukul 15.30 WIB.

Dimana dua orang pelajar SDIT Harapan Mulia itu dilaporkan tersengat arus listrik bertegangan tinggi hingga satu diantaranya meninggal dunia.

Korban yang meninggal dunia diketahui bernama Haris Fattah Haryanto (11) duduk dibangku kelas 6 SD merupakan warga Jalan Faqih Usman, lorong Bakti, kelurahan I Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I Palembang.

Sementara satu korban yang masih selamat adalah Hisyam Bima (11), merupakan teman satu kelas dari korban Haris, yang tinggal di Jalan Pengantingan, Komplek Komperta Plaju.

Dari informasi yang didapat, kejadian nahas itu bermula sekitar pukul 15.30 WIB, pada Selasa (27/2024) sore, kedua korban bersama temannya yang lain bernama Ridho sepulang sekolah bermain di bawah tiang bendera yang ada di lingkungan SDIT Harapan Mulia.

Saat itu, Ridho membuka baut penyangga yang ada di samping tiang bendera, sehingga membuat tiang bendera tersebut miring ke arah jalan hingga menyentuh kabel listrik. Korban Haris dan Hisyam yang tengah memegang tiang bendera seketika itu langsung tersengat arus listrik yang membuat keduanya terpental.

Melihat insiden itu petugas keamanan sekolah langsung mengevakuasi kedua korban dan segera membawa keduanya ke rumah sakit AK Gani. Nahas dialami Haris, sesampainya di rumah sakit, nyawanya tak tertolong dan dinyatakan dokter sudah meninggal dunia. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts