Sempat Tak Berani Bermimpi, Pertamina Memberi ‘Nyawa’ dan Harapan Baru Selamatkan Cita-citaku!

Writer: - Selasa, 20 Agustus 2024
Delapan orang mahasiswa yang meraih beasiswa pertamina angkatan 8 tahun 2021 di Politeknik Akamigas Palembang.

NASIB tidak akan berubah jika tidak diusahakan, keterbatasan ekonomi bukanlah halangan. Hanya kebesaran dan keberkahan Allah SWT yang menjadi penolong. Meski sempat tak berani bermimpi. Kini cita-cita anak cerdas pun berbuah manis setelah mendapatkan beasiswa penuh non ikatan dinas untuk kuliah di Politeknik Akamigas Pelembang dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Regional Sumatera. Masa depanpun makin cemerlang dan terbentang.

Berseragam orange sedikitnya 8 orang mahasiswa yang meraih beasiswa pertamina angkatan 8 tahun 2021 terlihat sumringah menyambut kedatangan jurnalis, Selasa siang (20/8/2024) di ruang belajar Kampus Diklat Pertamina Plaju Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Read More
Delapan orang mahasiswa yang meraih beasiswa pertamina angkatan 8 tahun 2021 saat didampingi PJ Penanggungjawab Bagian Beasiswa Pertamina Hendra Budiman,M.Si dan Pembimbing Akademik Mahsiswa Beasiswa Anggi Wahyuningsih,M.Eng.

Mereka saat ini duduk di semester 6 dan sedang menulis laporan sebagai persyaratan untuk kelulusan meraih gelar ahli madya teknik (A.MdT). Seperti Rendi Fauzan (21) mahasiswa semester 6 Prodi Teknik Pertambangan Batubara yang berasal dari Desa Raja Barat Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Pali yang meraih beasiswa dari EP Asset 2  Adera Field, Reno Ardianto (21) mahasiswa Prodi Pertambangan Batubara dari  Desa Babat Kecamatan Penungkal Kabupaten Pali meraih beasiswa dari EP Asset 2  Adera Field, Wendi Putra (25) mahasiswa Prodi Teknik Eksplorasi Produksi Migas yang berasal dari Kelurahan Prabumulih Kota Prabumulih meraih beasiswa EP Asset 2 Prabumulih Field.

Selanjutnya Puja Maharani (21) mahasiswa semester 6 Prodi Teknis Analisis Lab Migas yang berasal dari Desa Cinta Kasih Kecamatan Belimbing Kabupaten Muaraenim yang meraih beasiswa penuh non ikatan dinas dari Pertamina EP Asset 2 Limau Field.

Kemudian Wili Entrien Anjasi (21) mahasiswa Teknik Analisis Lab Migas yang berasal dari Desa Belimbing Jaya Kecamatan Belimbing Muaraenim meraih beasiswa dari Pertamina EP Asset 2 Limau Field. Desta Triwahyuni (21) mahasiswa Teknik Eksplorasi Produksi Migas  yang berasal dari Kelurahan Pramulih Kecamatan Prabumulih Barat, meraih beasiswa EP Asset 2 Prabumulih Field. Arif Rahmad (22) mahasiswa angkatan 8 Prodi Teknik Pengolahan Migas yang berasal dari Desa Sumber Rejo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali meraih beasiswa dari Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field, Andzelica Laurend (21) mahasiswa Prodi Teknik Anlisis Lab Migas yang berasal dari Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali menerima beasiswa dari Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field.

Kampus Politeknik Akamigas Palembang.

Bermimpi kuliah gratis pun mungkin tak pernah terbayangkan bagi mereka. Untuk lulus sebagai penerima beasiswa pertamina bukan perkara gampang. Mereka harus mengalahkan 500 peserta lainnya yang mengikuti tes kuliah gratis di Akamigas Palembang.

Keterbatasan ekonomi tak membuat mereka patah arang, lantaran kebesaran Allah SWT dan tekad belajar yang kuat, akhirnya mendapatkan kesempatan move on untuk kuliah gratis yang diberikan oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Regional Sumatera.

Bahkan rata-rata IPK mereka adalah 3,7 sampai 3,9, pelajaran yang harus bisa dikuasai adalah kimia, matematika, fisika dan biologi. Selain itu mereka juga harus aktif di dalam kelas untuk berdiskusi, melakukan praktek kerja, bisa belajar dalam kelompok, rutin mengerjakan tugas dari dosen, rajin dan tepat waktu masuk kelas serta aktif dalam organisasi maupun berprestasi di non akademik seperti mengikuti beragam lomba baik di dalam kampus maupun di luar kampus

 

Cita-cita Terwujud Pertamina Memberi ‘Nyawa’ Baru

Puja Maharani (21) mahasiswa semester 6 Prodi Teknis Analisis Lab Migas yang berasal dari Desa Cinta Kasih Kecamatan Belimbing Kabupaten Muaraenim yang meraih beasiswa penuh non ikatan dinas dari Pertamina EP Asset 2 Limau Field.

Seperti Puja Maharani (21) mahasiswa Prodi Teknis Analisis Lab Migas yang berasal dari Desa Cinta Kasih Kecamatan Belimbing Kabupaten Muaraenim yang meraih beasiswa dari Pertamina EP Asset 2 Limau Field, ia merupakan anak kedua dari dua bersaudara yang kerap meraih juara umum 1 di SMAN 1 Gunung Megang Muaraenim ini. Puja sempat bingung saat ingin melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi, karena keterbatasan biaya. Orangtuanya yang hanya buruh petani karet dengan penghasilan Rp1juta perbulan tidaklah cukup untuk membiayainya.

“Kakak saya kerja di Alfamart, beliau sering membantu mengirimkan uang sekitar Rp700ribu untuk biaya hidup di Palembang, karena saya ngekos.  Saya ingin kuliah agar hidup kami lebih sejahtera, bisa bekerja di perusahaan migas. Membantu perekonomian keluarga, mengangkat derajat orangtua, membanggakan orangtua dan kakak saya,”ujarnya.

Puja Maharani.

Dari awal ia memiliki keinginan menjadi teknik analisis namun sempat mengurungkan niat kuliah karena mengetahui tingginya biaya.

“Alhamdulillah saya menyukai pelajaran kimia, ini memudahkan saya untuk belajar. Memilih teknik anlisis karena beranggapan perempuan jarang mau ke lapangan, disamping itu memang tertarik di laboratorium. Ya sempat tak berani bermimpi namun pertamina memberikan harapan dan ‘nyawa’ baru bagi kami yang sepertinya jauh untuk menggapai bintang di langit. Alhamdulillah Pertamina mewujudkan dan menyelamatkan cita-citaku,” ujar perempuan berhijab ini terharu.

Selain cerdas di dunia akademik, ia juga piawai dibidang organisasi seperti meraih juara harapan 1 Putri Nusantara Sumsel 2022 yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Palembang, Best Tallent 2023 Volunter Join Convention Pangkal Pinang Provinsi Babel 2023, aktif di organisasi ikatan ahli teknik perminyakan Indonesia dan sebagainya.

Disamping itu ia memiliki dosen terbaik untuk bimbingan dosen pembimbing akademik Dian Kurniasari, selain itu banyak membaca buku, rajin masuk sekolah dan mengerjakan tugas, aktif dalam kelas untuk mengikuti pelajaran dan sebagainya.

Ia mengaku bersyukur pendikan dari awal sampai akhir, sertifikasi kompetensi, tunjangan persemester, biaya pembinaan, living school, pelatihan ke PPSDM Cepu dan Geominerba selama satu minggu semuanya ditanggung oleh pertamina, bahkan kakak kelasnya beberapa tahun lalu sebelum covid-19 melakukan summer school ke Universitas Sains Malaysia  Kuala Lumpur selama dua minggu secara gratis.

Arif Rahmad (22) mahasiswa angkatan 8 Prodi Teknik Pengolahan Migas yang berasal dari Desa Sumber Rejo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali dan Andzelica Laurend (21) mahasiswa Prodi Teknik Anlisis Lab Migas yang berasal dari Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi Kabupaten PALI.

Arif Rahmad (22) mahasiswa angkatan 8 Prodi Teknik Pengolahan Migas yang berasal dari Desa Sumber Rejo Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali dan Andzelica Laurend (21) mahasiswa Prodi Teknik Anlisis Lab Migas yang berasal dari Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi Kabupaten Pali, keduanya meraih beasiswa dari Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field. Mereka mengaku sangat bersyukur karena bisa kuliah gratis di Akamigas Palembang.

“Semula saya bercita-cita ingin menjadi dokter namun rasanya asa tak mungkin tergapai. Mendapatkan beasiswa dari pertamina adalah  harapan baru bagi saya. Ayah sudah meninggal, ibu bekerja sebagai pegawai toko kelontong dengan penghasilan Rp1,5juta per bulan. Insya Allah saya bertekad dapat meraih masa depan lebih baik untuk keluarga kami,”ujar Andzelica Laurend peraih IPK 3,87 ini

Ditambahkan Arif Rahmad bahwa kaum milenial jangan berputus asa dalam menggapai cita-cita. Pasalnya ia sudah membuktikkan sendiri dengan doa yang melangit dan tekad belajar yang giat tidak ada usaha yang sia-sia. “Saya ini waktu SMP dan SMA sering ikut paman jualan mie tumis, tugas saya memasak. Namun Allah SWT alhamdulillah memberikan rezeki terbaiknya untuk saya. Terimakasih pertamina jasamu akan kukenang sepanjang masa. Kesempatan baik ini akan dimanfaatkan untuk mengasah potensi diri dan menunjukkan kepada dunia, bahwa anak desa juga bisa maju dan mengangkat derajat keluarga,amin,”ucap Arif penghobi nasi goreng ini haru.

 

Doa yang Melangit, Belajar Giat dan Kerja Cerdas, Anak Kampung-pun Bisa Sukses

Alumnus Politeknik Akamigas Iwengki Pratama (23) warga Desa Jirak Kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Muba, yang baru lulus Agustus 2023 dari Prodi Teknik Eksplorasi Produksi Migas angkatan 2020 beasiswa dari Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field dengan meraih IPK 4,0.

Alumnus Politeknik Akamigas Iwengki Pratama (23) warga Desa Jirak Kecamatan Jirak Jaya Kabupaten Muba, yang baru lulus Agustus 2023 dari Prodi Teknik Eksplorasi Produksi Migas angkatan 2020 beasiswa dari Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field dengan meraih IPK 4,0. Ia mengaku bersyukur bisa kuliah gratis di Akamigas tersebut, meski awalnya sempat ditentang Ayahnya yaitu Zainuli karena khawatir takut kuliah putus di jalan, namun ia bertekad meyakinkan ayahnya untuk menempuh studi di Akamigas tersebut.

“Alhamdulillah saya selalu juara umum di sekolah, sangat bersyukur kepada Allah saat kuliah di Akamigas kemarin dari awal sampai lulus IPK 4,0. Saya tidak mau mengecewakan ayah, keluarga dan pertamina yang sudah memberikan beasiswa ini. Saya anak bungsu dari 6 bersaudara, pendidikan kakak mulai dari SD,SMP,SMK. Saya ingin membuktikkan bahwa dengan doa orangtua, konsisten dalam belajar, rajin masuk kelas, mengerjakan tugas dengan baik, aktif organisasi, kerja keras Insya Allah kita menjadi orang yang sukses. Jadi keterbatasan ekonomi jangan membuat kita patah arang,yakin dengan potensi diri, jangan menyerah dengan keadaan, Allah pasti memberi kita jalan terbaik selagi mau berdoa dan berusaha. Terimakasih tak terhingga kepada pertamina,” ujar Iwengki yang pernah menjadi ketua Himpunan Teknik Ekspolrasi Migas di Akamigas.

Alumnus Politeknik Akamigas Iwengki Pratama.

Meski sang Ayah Zainuli tidak bisa menghadiri wisuda karena meninggal dunia, namun lima orang saudaranya hadir dan terus memberikan dukungan untuk Iwengki. Berbekal otak cerdas dan giat mencari informasi lowongan kerja akhirnya 19 Juni 2024, iapun diterima bekerja di PT Kilang Pertamina Internasional. Bahkan saat ini dirinya masih mengikuti pendidikan dari 1 Juli sampai akhir Desember 2024 ke berbagai daerah seperti Jakarta, Magelang, Palembang dan Cepu.

“Jangan berputus asa, dengan doa yang melangit, belajar giat dan bekerja cerdas, anak kampung-pun bisa menjadi orang sukses. Alhamdulillah rezeki dari Allah SWT dari ribuan pelamar, saya diterima bersama 126 orang lainnya angkatan batch ke 2 tahun 2024 di PT Kilang Pertamina Internasional. Jutaan terimakasih saya sampaikan kepada pertamina yang sudah memberikan ‘nyawa’ dan harapan baru untuk menyelamatkan dan mewujudkan cita-citaku,” ujarnya terharu.

 

Biaya Pendidikan dan Biaya Hidup Ditanggung Pertamina

Direktur Politeknik Akamigas Palembang Hj Amiliza Miarti, S.T.,M.Si didampingi PJ Penanggungjawab Bagian Beasiswa Pertamina Hendra Budiman,M.Si dan Pembimbing Akademik Mahsiswa Beasiswa Anggi Wahyuningsih,M.Eng mengatakan Politeknik Akamigas adalah kampus mengedepankan kompetensi yang berada dibawah Yayasan Karya Bangsa, dengan akreditas baik sekali.

Direktur Politeknik Akamigas Palembang Hj Amiliza Miarti.

Amiliza mengaku bersyukur karena sejak 2014 pertamina mempercayakan kampus yang dipimpinnya untuk mendidik putra-putri terbaik meraih beasiswa non ikatan dinas.

Disebutkannya jika ditotal sejak 2014 sampai 2024 sebanyak 75orang mahasiswa yang sudah mendapatkan beasiswa, rata-rata pertahun ada 8orang mahasiswa yang meraih beasiswa, namun pada 2023 dan 2024 ada kenaikan jumlah penerima beasiswa 10orang per tahun dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Regional Sumatera. Bahkan alumninya rata-rata banyak bekerja di perusahaan migas, seperti Elnusa, Exxon Mobil in Indonesia, PT Kilang Pertamina Internasional, Adaro Energy, Subcon Pertamina, Sumber Daya Energi, dan sebagainya.

Pj Penanggungjawab Bagian Beasiswa Pertamina Politeknik Akamigas Hendra Budiman,M.Si dan Pembimbing Akademik Mahsiswa Beasiswa Anggi Wahyuningsih,M.Eng.

Ditambahkan Hendra dan Anggi ada 5 prodi pilihan di Politeknik Akamigas Palembang antaranya prodi laboratorium minyak dan gas, pengolahan minyak dan gas, eksplorasi minyak dan gas, teknologi pengolahan batubara dan prodi manajemen keuangan. Untuk saat ini total mahasiswa di Akamigas Palembang sebanyak 600orang termasuk non beasiswa.

“Kalau untuk biaya pendidikan setiap prodi berbeda, namun jika ditotal sekitar Rp70juta lebih per mahasiswa  atau dirata-ratakan diatas Rp1miliar pertahun Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Regional Sumatera mengeluarkan biaya tersebut. Kampus kita berbeda dengan kampus lainnya karena lebih banyak praktek dibandingkan teori, melibatkan dosen praktisi perusahaan, mahasiswa harus terlibat dalam kegiatan kampus baik prodi dan eksternal, mahasiswa harus bisa mengembangkan organisasi kampus maupun himpunan, tenga pengajar bersertifikasi profesi, tersedia laboratorium lengkap, penerapan kedisipilnan dan sebagainya. Insya Allah tidak bakal rugi jika menempuh pendidikan di Politeknik Akamigas Palembang. Kami juga sangat berterimakasih kepada Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Regional Sumatera yang sudah memberikan kesempatan kepada kami untuk mendidik putra-putri terbaiknya untuk mengenyam pendidikan disini. Semoga kerjasama yang luar biasa ini kedepannya makin bertambah dan meluas,” harap Hendra.

Head of Communication Relations & CID Zona 4 PT Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Sumatera Tuti Dwi Patmayanti.

Head of Communication Relations & CID Zona 4 PT Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Sumatera Tuti Dwi Patmayanti mengatakan  tujuan dari program beasiswa non ikatan dinas Pertamina EP-Politeknik Akamigas Palembang adalah untuk memberikan akses terhadap pendidikan tinggi kepada masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar wilayah operasional PHR Zona 4, khususnya bagi siswa-siswi yang cerdas dan berprestasi.

Disebutkan Tuti bahwa melalui pendidikan tinggi, siswa-siswi diharapkan mampu menambah dan mengasah pengetahuan serta keterampilan, sehingga tercipta sumber daya manusia yang berkualitas dan memenuhi kompetensi yang dibutuhkan di berbagai bidang pekerjaan.

Head of Communication Relations & CID Zona 4 PT Pertamina Hulu Rokan Regional 1 Sumatera Tuti Dwi Patmayanti.

“Sementara tujuan jangka panjang dari program ini adalah meningkatnya kesejahteraan penerima beasiswa dan keluarganya berkat kemampuan mereka untuk bersaing di dunia kerja. Setiap tahun, ada 8-10 orang terpilih menjadi penerima beasiswa yang berasal dari berbagai wilayah di sekitar PHR zona 4,” jelas Tuti.

Bahkan menurut perempuan berhijab ini , karena tingginya anemo peserta setiap tahunnya. Pada tahun 2025, PHR zona 4 berencana menambah kuota penerima beasiswa menjadi 12 orang. Terdapat penambahan kuota sebanyak 2 orang yang berasal dari wilayah kerja PHR Zona 4, yaitu PHE Ogan Komering-Raja Tempirai.

“Alhamdulillah artinya program beasiswa ini sangat bermanfaat dan dibutuhkan masyarakat. Bahkan peserta yang mengikuti tes beasiswa tersebut setiap tahun membludak jumlahnya. PHR zona 4 pada 2025 berencana menambah kuota penerima beasiswa menjadi 12 orang. Setiap tahun, PHR Zona 4 mengalokasikan sekitar lebih dari Rp 1 milyar untuk Program Beasiswa Non Ikatan Dinas Pertamina EP-Politeknik Akamigas Palembang menyesuaikan dengan jurusan yang diambil oleh penerima beasiswa terpilih. Pertamina memang bersungguh-sungguh memcetak generasi cerdas pilihan bangsa,” tegasnya.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Anggono Mahendrawan.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel Anggono Mahendrawan mengatakan sangat memberikan tanggapan positif kepada PHR Regional Sumatera Zona 4.

“Program beasiswa ini contoh sektor migas dapat berkontribusi secara positif terhadap masyarakat. Keberhasilan penerima beasiswa membuktikan dampak positif dari program ini. Beberapa penerima beasiswa sebelumnya telah mencapai kesuksesan luar biasa yakni, Iwengki Pratama, Putra Asli dari Desa Jirak Jaya, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, yang berhasil menyelesaikan pendidikan di Politeknik Akamigas Palembang dengan jurusan Teknik Eksplorasi Produksi Migas bahkan saat ini menempuh Pre Employment PT Kilang Pertamina Internasional berkat dukungan beasiswa yang diberikan,”ujar Anggono.

 

Pemerintah Daerah Sangat Memberikan Dukungan

Pj Walikota Prabumulih H Elman mengatakan sangat senang dengan program CSR yang dilaksanakan Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4 Regional Sumatera, pasalnya banyak anak-anak cerdas yang bisa dibantu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

PJ Walikota Prabumulih H Elman.

“Kita harapkan program ini terus berkelanjutan, agar diperbesar jumlah dana untuk beasiswa sehingga anak-anak cerdas yang kurang beruntung secara ekonomi bisa tertolong. Selagi masih ada jalan, pantang menyerah, dengan doa, belajar cerdas, dan bekerja keras, anak kampung-pun bisa sukses,” tegasnya.

Pj Gubernur Sumsel H Elen Setiadi.

Pj Gubernur Sumsel H Elen Setiadi mengatakan sangat mengapresiasi  program positif yang dilakukan pertamina, hal tersebut dapat merangsang generasi muda di Sumsel agar belajar giat untuk meraih masa depan gemilang. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts