Kantor DPMPTSP Muaraenim Nyaris Terbakar Akibat Korsleting Listrik

Writer: - Selasa, 9 Januari 2024

Muaraenim, Sumselupdate.com – Kantor Mall Pelayanan Publik Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Muaraenim nyaris terbakar akibat korsleting listrik, Selasa (9/1/2024). Dalam peristiwa itu, terjadi ledakan pada box meteran listrik di kantor tersebut yang mengancam keselamatan gedung dan pegawai.

Kepala DPMPTSP Muaraenim, H. Shofyan Aripanca, membenarkan adanya insiden tersebut. Namun, ia bersyukur tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil yang signifikan. Ia mengatakan, hal itu berkat kesigapan petugas yang langsung melaporkan kepada PLN.

Read More

“Alhamdulillah, kita tidak mengalami kerugian signifikan dan hanya mengalami kerusakan pada box meteran listrik saja. Karena, hal itu tak luput berkat dari ada nya kesigapan petugas kita yang langsung melaporkan kepada pihak PLN, sehingga dalam insiden tersebut segera diantisipasi dan tidak terjadi kebakaran,” ungkap Shofyan, Selasa (9/1/2024).

Shofyan mengaku khawatir dan was-was atas kejadian itu, karena dikhawatirkan dapat terulang kembali. Ia menilai, tegangan listrik di kantor PTSP Muaraenim masih kurang memadai akibat rendahnya daya listrik. Padahal, kantor tersebut merupakan pusat layanan publik untuk masyarakat.

“Sebenarnya, kita sudah berupaya mengajukan penambahan tegangan daya kepada pihak PLN dari bulan Februari 2023 lalu, agar dapat ditambah dan dinaikkan menjadi 197 ribu volt KVA. Namun, hingga saat ini pihak PLN belum juga melakukannya, dan mengatakan harus menunggu 100 hari pasca pembayaran telah dilakukan,” keluhnya.

Ia mendesak manajemen PLN agar segera menindaklanjuti permohonan penambahan daya tersebut, mengingat hal itu dapat menjadi bahan pertimbangan bagi PLN. Ia menegaskan, kantor PTSP Muaraenim merupakan fasilitas pertama dan satu-satunya di daerah yang ada di Provinsi Sumatera Selatan.

“Kantor Mall Pelayanan Publik kita ini, merupakan fasilitas pertama dan satu-satunya di daerah yang ada di Provinsi Sumsel ini. Apabila fasilitasnya tidak memadai akibat kurangnya daya listrik seperti ini, apalagi Minggu kemarin nyaris terjadi kebakaran di kantor ini, otomatis hal itu dapat mempengaruhi dan mengganggu setiap kinerja pada pelayanan yang ada di sini,” tegasnya.

Ia meminta PLN untuk segera melakukan dan mempercepat upaya penambahan tegangan daya listrik di kantor PTSP Muaraenim. “Sehingga kinerja terhadap layanan publik kepada masyarakat, di kantor Penanaman Modal dan PTSP dapat optimal dilakukan tanpa khawatir was-was terganggu akibat kurang dayanya tegangan listrik,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala ULP PLN Muaraenim, Irfan Maulana, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp mengatakan, pihaknya telah menerima laporan insiden tersebut. Ia mengatakan, petugas lapangan telah mengambil langkah-langkah tindakan untuk mengantisipasi agar tidak terjadi korsleting secara meluas pada aliran listrik.

“Kalau untuk penambahan Daya tegangan listrik untuk di kantor Dinas Penaman Modal-PTSP kita baru menerima laporan itu sebelum 100 hari pasca pembayaran yang lakukan ya, namun sesuai SOP kita dari PLN, hal itu dapat kita lakukan 100 hari pasca pembayaran yang telah dilaksanakan , “katanya.

Terakhir, dirinya juga berupaya akan berkoordinasi mengkonsultasikan hal tersebut kepada jajaran pimpinannya, agar secepatnya dilakukan dalam upaya permohonan penambahan daya di kantor DPMPTSP Muaraenim.

“Hal ini akan kami laporkan terlebih dahulu kepada pimpinan kami, ya. Mudah-mudahan dalam upaya penambahan daya ini di Kantor Dinas Perizinan dapat segera kami lakukan,” pungkasnya.(**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts