Polda Sumsel Ajak Semua Elemen Kolaborasi Atasi Karhutla

Senin, 11 September 2023
Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Dampak kemarau panjang yang tengah terjadi di Indonesia mengakibatkan maraknya terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) hingga berimbas munculnya kabut asap.

Read More

Tak terkecuali di provinsi Sumatera Selatan, terkhusus di area perkotaan seperti Palembang yang kian hari kini semakin di selimuti kabut asap imbas kebakaran di sejumlah kabupaten di Sumsel.

Dengan kondisi yang semakin mengkhawatirkan ini, kini sejumlah elemen masyarakat melakukan aksinya untuk mencegah terjadinya karhutla ymlantaran pembakaran lahan secara serampangan oleh masyarakat.

Penanganan ini juga terkhusus dilakukan jajaran Polda Sumsel dengan menerjunkan sebanyak 300 personel Polri dengan mengutamakan pencegahan berupa sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya yang ditimbulkan dengan melakukan pembakaran lahan.

“Polri juga punya kewajiban sosial kepada masyarakat. 300 personel Polri ini diterjunkan ke lokasi-lokasi terparah terjadinya karhutla. Tugas mereka bukan untuk memadamkan api melainkan memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran hutan dan lahan,” tegas Kapolda Sumsel, Irjen Pol A Rachmad Wibowo saat membuka Latihan Pra Operasi Stop Karhutla Musi 2023 di Ruang Auditorium Lantai 7 Gedung Utama Presisi Polda Sumsel, Senin (11/9/2023).

Untuk Operasi Stop Karhutla Musi 2023 ini, diakui Irjen A Rachmad Wibowo menggunakan anggaran kontigensi Direktif Kapolda Sumsel.

Setidaknya selama operasi ini berlangsung mulai dari 13 September mendatang, hingga 13 Oktober 2023, disebut akan menelan anggaran sekitar Rp 1 milyar.

“Karena menggunakan anggaran internal Polda Sumsel, untuk institusi di luar Polri tidak dapat kami berikan. Untuk itu disini kami mengetuk kepedulian semua pihak termasuk para pengusaha yang kami sengaja undang agar dapat urunan membantu agar operasi ini dapat berjalan lancar sesuai,” terangnya.

Kata Kapolda Sumsel 300 personil yang diterjunkan itu terdiri dari personel Satbrimobda Polda Sumsel, Ditsamapta, Dit Intelkam, Dit Polairud serta polres dimana lokasi Karhutla itu terjadi.

Dalam pembukaan kegiatan Pra-Ops Stop Karhutla Sumsel 2023 itu dihadiri perwakilan Pemprov Sumsel, Drs H Edward Candra, tokoh masyarakat, tokoh agama.

Selain itu juga dihadiri oleh sejumlah komunitas diantaranya Kopdar Kamtibmas, Komunitas Masyarakat Peduli Api dan lainnya. Diisi pula dengan diskusi yang menghadirkan pakar gambut Sumsel Dr Suaskoll dan pakar komunikasi publik Dr Icuk Syakir. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts