Konser SID di Palembang Membludak, Polisi Terpaksa Bubarkan

Rabu, 30 Agustus 2023
Polisi bubarkan konser Superman Is Dead (SID) yang berlangsung di lapangan Palembang Trade Center (PTC) Mall.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Konser Superman Is Dead (SID) yang berlangsung di lapangan Palembang Trade Center (PTC) Mall berakhir dibubarkan polisi, Rabu (30/08/2023) malam sekitar pukul 23:00 WIB.

Pembubaran itu setelah pagar seng yang jadi pembatas yang dibuat panitia dijebol oleh penonton dari luar, inseden tersebut sampai viral di sosial Media.

Akibat situasi yang semakin tak terkendali membuat pihak aparat kepolisian dalam hal ini Polrestabes Palembang terpaksa mengambil tindakan dengan membubarkan.

Bahkan polisi menyebut dalam konser SID tadi malam itu didatangi lebih dari 6000 penonton. Dimana baru beberapa lagu yang SID lantunkan tadi malam, polisi sudah menemukan banyak penonton yang menenggak minuman keras alkohol.

Bahkan SID yang melantunkan musik bergenre cadas membuat para penonton semakin tak terkendali dan ricuh.

Penonton membludak.

Pembubaran itu bahkan langsung disampaikan oleh Kabag OPS Polrestabes Palembang AKBP Hadi Wijaya menyampaikan dalam stage konser pembubaran itu setelah pihaknya menemukan para penonton yang menenggak minuman keras.

“Kita sudah ada korban, sudah ada ditemukan miras, sudah ada ditemukan sajam, saya minta jangan ada korban selanjutnya, dan saya minta tolong kepada adik adik untuk pulang semuanya,” ucap AKBP Hadi Wijaya di panggung pada vidio yang viral (30/08) malam 23:30 wib.

Hadi dikonfirmasi juga menjelaskan melakukan pembubaran paksa itu agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi Hadi menyebut jika konser yang berlangsung tadi malam itu telah melebihi batas.

“Untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan makanya kita hentikan, mereka menjebol pembatas itu karena pertama mereka tak punya tiket dan kedua karena over kapasitas,” ucapnya.

Meski dibubarkan, Hadi menyebut penonton dapat dengan tertib pulang, terkait itu Hadi juga menjelaskan pihak penyelenggara juga bertanggung jawab penuh atas pembubaran itu dan bersedia mengembalikan uang tiket yang memang benar-benar dibeli.

“Pihak EO bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Andaipun sudah ada (tiket) yang terjual, ya mereka harus kembalikan,” kata Hadi.

Terlepas itu, pihaknya menangkap satu pengunjung yang kedapatan membawa narkotika jenis ganja saat pemeriksaan penonton masuk ke area konser.

“Satu yang diamankan atas kepemilikan ganja, diamankannya di Satresnarkoba Polrestabes Palembang,” jelasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts