Tingkatkan Partisipasi dalam Pembangunan, Pemkab Muaraenim Helat Pelatihan Forum Anak

Minggu, 6 Agustus 2023
Sebanyak 40 pelajar dari Pengurus Forum Anak Serasan Sekundang tingkat kecamatan dan desa serta kelurahan di Kabupaten Muaraenim mengikuti Pelatihan Forum Anak Dalam menjalankan perannya sebagai Pelopor dan Pelapor melalui kegiatan peningkatan partisipasi anak dalam pembangunan di Kabupaten Muaraenim tahun 2023.

Laporan: Endang Saputra

Muaraenim, Sumselupdate.com – Sebanyak 40 pelajar dari Pengurus Forum Anak Serasan Sekundang tingkat kecamatan dan desa serta kelurahan di Kabupaten Muaraenim mengikuti Pelatihan Forum Anak Dalam menjalankan perannya sebagai Pelopor dan Pelapor melalui kegiatan peningkatan partisipasi anak dalam pembangunan di Kabupaten Muaraenim tahun 2023.

Read More

Pelatihan tersebut dilaksanakan dua hari pada tanggal Sabtu dan Minggu 5-6 Agustus 2023 di Hotel Griya Sintesa Muaraenim.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Muaraenim yang diwakili Plt Asisten Administrasi Umum H Ronaldo dan dihadiri oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (PPPA) Muaraenim Vivi Mariani, perwakilan OPD, Direktur Yayasan Indora Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah Taufieq Uwaidha selaku nara sumber dengan Fasilitator Forum Anak Provinsi Sumatera Selatan Ibnu Yogi Pratama dan 40 peserta Pelatihan Forum Anak.

Plt Asisten III Setda Muaraenim mengungkapkan Pemkab Muaraenim berkomitmen untuk memenuhi hak dan melindungi anak, salah satu hak anak yang harus dipenuhi oleh pemerintah yaitu hak partisipasi anak sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

“Komitmen ini diperkuat dengan melibatkan peran anak yang tergabung dalam Forum Anak. Forum Anak merupakan mitra Pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan anak,” ungkapnya, Minggu (6/8/2023).

Kemudian, ia melanjutkan Forum Anak menjadi wadah dalam rangka pemenuhan hak partisipasi anak yang dibentuk secara berjenjang, mulai tingkat nasional, provinsi kabupaten/kota, kecamatan dan desa/kelurahan, di mana anggotanya merupakan perwakilan dari kelompok anak atau kelompok kegiatan anak atau perseorangan yang dikelola oleh anak dan dibina oleh pemerintah, sebagai sarana menyalurkan aspirasi, suara, pendapat, keinginan,  dan kebutuhan anak dalam proses pembangunan.

“Forum Anak mempunyai peran sebagai Pelopor dan Pelapor (2P), sebagai Pelopor anak-anak diharapkan dapat memulai aksi/kontribusi positif dan sebagai agen perubahan guna mengatasi berbagai permasalahan anak di wilayahnya, sementara sebagai Pelapor anak-anak diharapkan terlibat aktif menyampaikan pendapat/pandangan ketika mengalami atau melihat serta merasakan tidak terpenuhinya hak dan perlindungan anak disekitarnya dengan cara melaporkan ke dinas terkait yang menangani permasalahan perlindungan anak seperti UPTD PPA dan UPPA Polres yang ada di wilayahnya,” ujarnya.

Dikatakannya, Aldo sebagai wujud kepedulian dan perhatian yang besar terhadap anak-anak, Pemkab Muaraenim telah membentuk Forum Anak Daerah tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa/kelurahan.

“Pemkab Muaraenim juga berkomitmen untuk mewujudkan partisipasi anak dalam perencanaan pembangunan yang dilakukan melalui beberapa strategi salah satunya dengan melibatkan Forum Anak dalam musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) daerah baik tingkat kabupaten, kecamatan maupun desa/kelurahan, yang bertujuan agar Forum Anak dapat mengimplementasikan perannya serta turut berpartisipasi dalam perencanaan pembangunan di daerahnya masing-masing,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakannya, kegiatan pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman bagi Forum Anak dalam menjalankan perannya sebagai Pelopor dan Pelapor serta sebagai Agen perubahan dalam pembangunan, sehingga Forum Anak diharapkan menjadi orang yang dapat bertahan dalam segala situasi dan kondisi serta mempunyai kemampuan membantu dan mengajak orang lain disekitarnya untuk turut serta dalam proses perubahan.

“Kegiatan ini juga bertujuan membangun karakter yang solid, kreatif, percaya diri serta dapat bekerjasama dalam kelompok, sehingga kegiatan partisipasi anak dapat berjalan secara optimal. Maka, kami mengharapkan kepada peserta pelatihan agar dapat mengikuti dengan sungguh-sungguh kegiatan Pelatihan ini, untuk selanjutnya dilaksanakan secara optimal dalam menjalankan peran dan tugas Forum Anak sebagai Pelopor dan Pelapor di tempat masingmasing, sehingga kegiatan partisipasi anak dalam pembangunan dapat berjalan dengan baik yang pada akhirnya dapat mewujudkan Kabupaten Muaraenim Layak Anak,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (PPPA) Muaraenim Vivi Mariani mengatakan maksud dan tujuan Pelatihan Forum Anak dalam menjalankan perannya sebagai Pelopor dan Pelapor melalui Kegiatan Peningkatan Partisipasi Anak dalam Pembangunan bertujuan untuk Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman Pengurus Forum Anak tentang peran dan partisipasi anak dalam proses pembangunan.

“Membangun karakter yang solid, kreatif, percaya diri serta dapat bekerjasama dalam kelompok sehingga kegiatan Partisipasi Anak dalam Pembangunan dapat berjalan secara optimal,” pungkasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts