Anggota Komisi XI DPR Dukung BSI Gencarkan Transaksi Syariah Digital

Kamis, 3 Agustus 2023
Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin.

Jakarta, sumselupdate.com – Perbankan terus berupaya memperkuat ekosistem keuangan syariah melalui akselerasi digitalisasi. Seperti langkah PT Bank Syariah Indonesia (BSI) menyelenggarakan sosialisasi transaksi digital keuangan syariah kepada pondok pesantren dari Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, dan Kabupaten Subang.

Hadir pada kesempatan tersebut, Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Komarudin mendukung upaya BSI untuk gencarkan transaksi syariah berbasis digital. “Saya ingin menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara BSI, OJK, Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten, serta Pondok Pesantren (Ponpes) mempercepat akses keuangan syariah beserta pemahaman terkait produk keuangan syariah,” ujar Puteri di Jakarta, Kamis (27/7/2023).

Read More

Puteri mengingatkan tugas perbankan syariah seperti BSI untuk mengejar peningkatan tingkat inklusi keuangan dan literasi keuangan syariah. Karena saat ini tingkat inklusi keuangan syariah baru mencapai 12,12 persen. Sedangkan literasi keuangan syariah hanya 9,14 persen.

“Maka, tidak mengherankan, sekiranya banyak masyarakat yang terjebak pinjaman online pinjol ilegal, tak terkecuali dari kalangan guru. Bahkan, OJK sempat menyebut 42 persen korban pinjol ilegal adalah guru. Makanya, lewat kegiatan ini, saya berharap juga bisa mengedukasi produk keuangan BSI sebagai solusi mengatasi persoalan pinjol tersebut,” tutur Puteri.

Puteri berpesan kepada BSI untuk meningkatkan aspek keamanan dan mitigasi terhadap serangan siber untuk menjaga kepercayaan nasabah terhadap layanan digital BSI. Hal ini tidak terlepas dari dugaan serangan siber yang sempat melumpuhkan layanan mobile banking BSI beberapa waktu lalu.

“Kini, BSI dan OJK sedang fokus mendalami dugaan serangan siber tersebut. Bahkan, sekarang BSI terus memperkuat infrastruktur digitalnya dengan mengalokasikan belanja modal hingga Rp580 miliar, atau dua kali lipat lebih besar dibandingkan tahun lalu.” tutur Puteri.

Senada dengan Puteri, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum turut mengapresiasi upaya BSI memprioritaskan digitalisasi pesantren dalam mempermudah santri bertransaksi. “Digitalisasi ini merupakan amanat Bapak Presiden dalam segala hal transaksi keuangan. Dengan program BSI ini, kami berharap segala transaksi keuangan di pesantren bisa jadi lebih mudah,” tegas Uu.

Selain itu, Bupati Kabupaten Purwakarta Anne Ratna Mustika mengingatkan untuk tidak hanya fokus pada digitalisasi tetapi diiringi dengan peningkatan literasi masyarakat dan pembangunan infrastruktur penunjang.

“Saya harapkan BSI juga mendorong infrastruktur untuk kaitan dengan digitalisasi keuangan kepada masyarakat termasuk pondok pesantren. Karena pondok pesantren di Purwakarta 349 yang terdaftar cukup banyak kalau harus mengikuti digitalisasi,” tegas Anne. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts