Laporan : Novrico Saputra
Pagaralam, Sumselupdate.com- Sebagai upaya peningkatan tata kelola pelayanan pelanggan, PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Pagaralam merespon pengaduan pelanggan yang dimediasi oleh Yayasan Layanan Konsumen Indonesia (YLKI) Lahat.
Sebelumnya pelanggan ULP Pagaralam merasa dirugikan karena kWh meternya dibongkar dan diganti kWh Prabayar.
Manager ULP Pagaralam, Karmila, menyatakan bahwa persoalan yang terjadi telah diselesaikan.
Karmila mengatakan bahwa pengaduan tersebut muncul akibat salah paham, pihaknya memohon maaf jika ada pelayanan PLN yang dirasa kurang dan akan terus meningkatkan layanan kepada pelanggan.
“Kejadian ini hanya kesalahpahaman dan permasalahan yang terjadi telah kami selesaikan dengan pelanggan. Ini akan menjadi evaluasi kami. Kami mohon maaf atas layanan PLN yang dirasa kurang. Kedepannya, Kami akan terus meningkatkan layanan kepada pelanggan” ujar Karmila saat di temui Sumselupdate.com.
Sementara itu terkait dengan migrasi kWH meter, pihaknya menghimbau agar pelanggan melakukan pembayaran listrik tepat waktu. Proses penggantian meter prabayar dilaksanakan bagi pelanggan yang menunggak berulang.
“Untuk penggantian kWH, sesuai ketentuan akan tetap dilaksanakan bagi pelanggan yang menunggak berulang . Pelanggan yang menunggak berulang akan terus dihimbau dan diedukasi.” katanya (**)











