Laporan: Diaz Erlangga
Palembang, Sumselupdate.com – Polisi sebut hingga kini kebakaran yang masih berlangsung terjadi di kawasan padat penduduk di kota Palembang tepatnya di Lorong Masjid Roh Mania Jalan PSI Lautan Kelurahan 35 Ilir Gandus Palembang, sudah sebabkan 9 rumah permanen dan 19 pintu bedeng terbakar.
Kapolsek Gandus AKP Wanda Dhira Bernard SIK menyampaikan hingga kini petugas pemadam kebakaran kota Palembang, masih melakukan pemadaman di lokasi kebakaran yang memang sebagian besar bangunan berbahan kayu.
“Hingga sekarang masih dilakukan proses pemadaman, total ada dua RT yang terbakar terdiri dari 9 rumah dan 19 pintu bedeng dengan total ada 28 keluarga yang terdampak,”ucapnya saat berada di TKP, Selasa (19/07).
Meski demikian, kebakaran yang berlangsung sejak Selasa (19/07) pagi sekitar pukul 09:00 WIB hingga saat ini, disampaikan pihaknya belum mendapati laporan adanya korban.
“Hingga kini belum ada laporan terkait korban,”ucapnya
Diberitakan sebelumnya, kebakaran yang terjadi di kawasan padat penduduk di kota Palembang terjadi di lorong Masjid di Jalan PSI Lautan Kelurahan 35 Ilir, Kecamatan Gandus menghanguskan lebih dari tujuh bangunan dan 16 pintu kamar bedeng terbakar, Pada Rabu (19/07/2023).
Bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat api dengan cepat menghanguskan 6 rumah permanen dan 19 pintu kamar bedeng .
Dari keterangan warga di TKP menjelaskan api pertama kali muncul dari salah satu pintu kamar bedeng.
Salah satu korban Putri (31) membenarkan munculnya api berasal dari salah satu bedeng milik Awa yang disewa oleh Firman.
” Kalau cerita anak yang tinggal disalah satu bedengan, dia sempet mendengar ada suara ledakan dari bedeng depan rumah saya, kemungkinan itu kompor gas yang bocor, sebab saat kejadian itu penghuninya Firman sedang keluar jemput anaknya pulang sekolah,”ucapnya.
Putri menjelaskan yang terbakar adalah rumah dari orang tuanya yang berada tepat didepan bedeng Awa lokasi pertama api muncul.
” Saya dapat kabar kalau rumah kami terbakar langsung kesini, waktu saya lihat api sudah besar,” tutup. (**)











