Giro Kosong, Chanderasu Ditipu Mitra Kerja Sebesar Rp292 Juta

Selasa, 13 Juni 2023
Korban pengelapan mitra kerja lapor polisi.

Laporan: Candra Budiman

Palembang, sumselupdate.com – Menjadi korban penipuan dan penggelapan, membuat Chanderasu (44), warga Jalan Komplek Garden jalan Blanco Blok 16 Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni Palembang, melapor ke Polrestabes Palembang, pada Selasa (13/6/2023).

Read More

Chanderasu melaporkan mitra kerjanya berinisial RD, dari Ekspedisi 3 Pandawa di Palembang, yang sudah melakukan penipuan kepadanya.

Terlapor menggunakan modus penipuan dengan membayar biaya sewa kendaraan ekspedisi dengan giro kosong. Tak tanggung-tanggung, nilai giro yang harusnya dicairkan senilai Rp292 juta, kini lenyap karena giro tersebut kosong.

Kasus penipuan dan penggelapan yang dialaminya korban, terjadi pada 7 Januari 2023 lalu, sekitar pukul 10.00 WIB, di Jalan Brigjen Hasan Kasim Kelurahan Bukit Sangkal Kecamatan Kalidoni Palembang.

“Terlapor ini menyewa mobil dan jasa angkutan saya ke Palembang-Jakarta. Kemudian dia bilang akan melakukan  pembayaran dengan mengunakan biller giro BCA sebanyak 10 lembar. Dan diketahui pembayaran jatuh tempo selama 4 Kali,” ujar Chandra, di temui usai membuat laporan polisi.

Namun ketika giro tersebut akan jatuh tempo, lanjut korban, ia pun langsung mengecek giro tersebut ke bank untuk melakukan pencarian dana. Namun, betapa syoknya korban, ketika pihak bank memberitahu jika giro tersebut kosong.

Menurut korban, pembayaran terakhir dilakukan oleh terlapor, pada bulan Maret 2023 lalu.

“Ketika saya cek ternyata giro itu kosong pak, jadi saya melapor ke sini,” ungkapnya.

Masih kata Chanderasu, akibat peristiwa penipuan dan penggelapan itu, ia harus merugi Rp292 juta, lantaran sewa mobil dan jasa angkutannya tidak dibayar, yang mana terlapor telah menggunakan kendaraannya kurang lebih 20 kali pengangkutan.

“Saya sudah mitra sama dia sejak tahun 2022, dan itu ada 7 kendaraan yang dia sewa untuk ekspedisi dari Jakarta-Palembang. Kendaraannya ada cuma uangnya tidak dibayar sama terlapor. Saya sudah beberapa kali mencoba menghubungi terlapor, namun tidak ada respon sama sekali,” tutupnya, berharap agar terlapor segera ditangkap pihak berwajib usai dirinya membuat laporan polisi.

Laporan korban sendiri telah diterima pihak SPKT Polrestabes Palembang, dan saat ini laporannya sudah di serahkan ke unit Reskrim Polrestabes Palembang, untuk ditindaklanjuti. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts