Pasca Operasi Usus Buntu, Organ Vital Pelajar di Palembang Membengkak

Kamis, 9 Februari 2023
Direktur LBH Bima Sakti, Muh. Novel Suwa SH. MM Msi selaku kuasa hukum dari orangtua pasien bersama dengan koleganya dari Lembaga Bantuan Hukum Bima Sakti menceritakan kronologisnya.

Laporan: Diaz Erlangga

Palembang, Sumselupdate.com – Nasib nahas pelajar di Palembang perempuan 14 tahun berinisial CY yang harus merasakan sakit luar biasa pada bagian perut dan organ vitalnya membengkak, usai melaksanakan operasi usus buntu di RSUP Mohammad Hoesain Palembang.

Read More

Berawal saat pasien CY l mendapat diagnosis RSUP Mohammad Hoesain Palembang mengalami Acute Appendicitis atau radang usus buntu, Sabtu (29/01/2023).

Yang akhirnya lantas menjalankan operasi pengankatan usus pada Minggu (30/01/2023) lalu dan menjalani rawat inap selama lima hari rawat inap, dan akhirnya dipulangkan.

Setelah sampai di rumah, bukannya membaik kondisi CY (14) pasca menjalani operasi tim kedokteran RSMH Palembang, bukannya pulih pasien justru mengalami gejala aneh dimana bagian perut yang dijahit pasca operasi mengeluarkan nanah dan aroma menyengat.

Bahkan tak hanya perut bagian kanan dari CY yang mengalami gejala aneh, namun bagian organ vital dari pelajar wanita tersebut juga mengalami pembengkakan luar biasa.

Orangtua korban yang panik akhirnya kembali dilarikan ke UGD RSUP Mohammad Hoesain akibat pasien yang mengeluh rasa sakit luar biasa pada bagian perut dan organ vital.

Usai pasien dilakukan pemeriksaan ulang di UGD, dokter yang memeriksa korban mengatakan “tak terjadi apa apa” Dan meminta pasien untuk kembali pulang.

Tak ingin terjadi hal hal yang tidak diinginkan terjadi terhadap sang putri, orangtua korban akhirnya melaporkan hal yang dialami CY ke Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bima Sakti.

Direktur LBH Bima Sakti, Muh. Novel Suwa SH. MM Msi selaku kuasa hukum dari orangtua pasien bersama dengan koleganya dari Lembaga Bantuan Hukum Bima Sakti menyampaikan bahwa, anak kliennya akan menjalani operasi kedua akibat gejala yang dialami.

Ia melanjutkan, pada Senin (06/02), yang merupakan jadwal kontrol dari pasien CY kembali dilarikan ke UGD RSUP Mohammad Hoesain, dan usai dilakukan pemeriksaan oleh tim kedokteran teryata pasien harus kembali menjalani operasi untuk kedua kalinya dengan alasan appendicitis akut supuratif pada appendiks.

“Pada Selasa kemarin, anak klien kami menjalani operasi kedua setelah mengalami gejala aneh tersebut,” ucap Muh. Novel Suwa SH. MM yang ditemui pada Kamis (09/02).

Novel menyampaikan usai menjalani operasi kedua, hingga kini pasien CY (14) belum juga membaik, dan hingga kini anak dari kliennya masih di rawat inap di RSUP Mohammad Hoesain Palembang.

“Hingga kini anak dari klien kami masih mengeluhkan rasa sakit pada bagian perut dan organ vitalnya, bahkan juga masih sempat mengeluarkan cairan kuning dan beraroma busuk,” ujarnya.

Dengan apa yang dialami anak dari kliennya, Novel Suwa menduga bahwa operasi yang dijalani CY merupakan mal praktik.

“Kami menduga ada mal praktik yang dilakukan oleh oknum kedokteran yang melakukan operasi pertama terhadap anak klien kami,” pungkasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts