Laporan: Henny Primasari
Inderalaya, Sumselupdate.com – Masyarakat Desa Lubuk Segonang, Kecamatan Kandis, Kabupaten Ogan Ilir, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), mendadak geger.
Ini menyusul sebuah mobil Toyota Hilux pick up nopol BG 8090 DI warna silver bermuatan buah sawit, jatuh ke sungai lantaran jembatan yang dilintasi kendaraan roda empat itu, mendadak ambrol.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu (27/11/2022) sekitar pukul 16.00 WIB.
Pengemudi mobil bernama Alwadi besama anaknya Ali selamat dari maut. Namun kendaraan roda empat itu tak bisa terselamatkan dan tenggelam ke dalam sungai.
“Tiba-tiba bagian tengah jembatan tersebut ambrol karena tidak ada tiang penyangga jembatan lantaran telah dicuri. Akibatnya mobil yang dikendarai korban jatuh ke sungai dan terbawa arus Sungai Kumbang. Namun keduanya dapat menyelamatkan diri. Beruntung tidak ada korban jiwa, hanya saja satu unit mobil Toyota Hilux pick up tenggelam,” kata Kadin PUPR Ogan Ilir Ruslan.
Menanggapi peristiwa ambrolnya jembatan yang menjadi akses utama masyarakat setempat, aksi tanggap darurat dilakukan Wabup H Ardhani usai mendapat instruksi Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar Mawardi.
Ardhani langsung meninjau ke jembatan yang ambrol di Desa Lubuk Segonang, Kecamatan Kandis.
Pantauan di lapangan, sekitar pukul 18.30 WIB, Wakil Bupati Ogan Ilir H Ardani, SH, MH yang didampingi Kepala Dinas PUPR Ruslan bersama Kapolsek Rantau Alai Iptu Sutopo meninjau langsung ke lokasi jembatan yang ambrol.
Jembatan yang ambrol di Dusun I Desa Lubuk Segonang Kecamatan Kandis, tersebut menghubungkan antara Desa Lubuk Segonang dan Desa Muara Kumbang Kecamatan Kandis.
Menurut Wabup H Ardhani, penyebab ambrolnya jembatan tersebut lantaran rusaknya tiang penyangga jembatan.
Ini setelah beberapa waktu lalu tiang penyangga jembatan hilang dicuri. Tentu saja jika ada kendaraan berat yang melintas dipastikan jembatan bakal roboh.
Ardani mengaku sudah memerintahkan unsur terkait untuk segera membuat jembatan darurat dan langsung memperbaiki jembatan yang rusak. (**)











