TV Analog Disuntik Mati, Warga Ramai-Ramai Mengeluh

Senin, 7 November 2022
Kampanye Migrasi Televisi Digital

Jakarta, Sumselupdate.com – Pasca dimatikannya siaran TV Analog atau Analog Switch Off (ASO) Jabodetabek dan beberapa daerah lainnya pada Rabu (2/11/2022) pukul 00.00 WIB, warga masyarakat ramai-ramai mengungkapkan keluhannya.

Tidak sedikit masyarakat mengaku tidak mampu membeli set top box (STB), yang harganya berada di kisaran Rp200 ribu hingga Rp400 ribuan.

Read More

Tapi, dengan harga yang terbilang mahal itu pun tidak menjamin mereka akan mendapatkan siaran atau tayangan TV digital yang bersih dan jernih.

Ternyata, banyak juga keluhan terkait siaran TV digital. Masyarakat mengatakan kualitas siaran digital masih kalah dengan siaran analog.

Selain itu, pembagian set top box oleh pemerintah yang tidak merata menambah kekecewaan sejumlah warga.

Terlebih lagi harga set top box yang cukup mahal, yang membuat masyarakat merasa terbebani.

Para warga berharap, kepada pemerintah untuk melakukan pembagian set top box secara merata terhadap warga yang kurang mampu.

Serta mensosialisasikan, cara penggunaan set top box agar saat menggunakan set top box tersebut tidak membuat sinyal hilang atau gangguan.

Agar warga dapat bisa Kembali menyaksikan siaran televisi digital secara baik.

“Biasa dapat semua siaran ini kaga dapat, kaga bisa nonton,” ujar Mursinah pada Senin (07/11/2022).

“Saya tidak dapat (set top box), mau beli kagak ada duitnya, kan mahal harga Rp500 ribu, belum sama kabel, belum sama antene, belum sama ape belom sama box dari mane? Saya dagang, dagang begini,” ujar Marsinah.

Tidak hanya itu warga yang sudah membeli set top box, tersebut mengeluhkan siaran tidaklah bagus seperti yang diharapkan.

“Kurang..kurang puas begini, masih ada gangguan ga bersih tidak flexible” tanggapan Tatang. (adm3/sur)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts