Laporan: A Putra
Lahat, Sumselupdate.com – Di zaman serba canggih seperti sekarang ini, masih adanya masyarakat desa di Kecamatan Merapi Barat, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) yang membuang air besar sembarangan (BAB’s) di aliran sungai.
Prilaku masyarakat yang belum menerapkan hidup sehat itu diungkapkan Camat Merapi Barat, Sumarno, SE, Msi.
Sumarno mengatakan, prilaku tak sehat itu masih ada di sembilan dari 19 desa yang belum Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan
Ke depan bagi desa yang belum ODF untuk segera melaksanakan dan membantu membangun jamban bagi masyarakat yang belum mempunyai jamban, dan diharapkan di 2022 ini menjadi kecamatan ODF.
“Tujuan percepatan desa ODF untuk menurunkan angka stunting dan kesehatan lingkungan masyarakat, mari kita wujudkan Kecamatan Merapi Barat sebagai kecamatan yang ODF,” katanya, Minggu (3/4/2022).
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Negeri Agung, Ruslan, SE mengemukakan, agar kiranya warganya untuk tidak lagi membuang air besar sembarangan, baik itu di sungai maupun di hutan.
“Mari kita wujudkan desa Negeri Agung dan Karang Endah untuk menjadi desa ODF dengan tidak BAB’s di sungai, agar masyarakat kita menjadi sehat dan anak-anak dapat tumbuh normal dan terbebas dari stunting,” tukasnya.
Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Lahat, Taufik M Putra SKM MM melalui Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Kesehatan, Danang Sudiyantoro SKM menuturkan, di tahun 2022 Kecamatan Merapi Barat dapat mendeklarasikan sebagai kecamatan ODF, sehingga menjadi contoh bagi kecamatan-kecamatan lain.
“Sehingga pada tahun 2023 dapat mengikuti lomba kabupaten/kota sehat se- Indonesia,” paparnya.
Dirinya menjelaskan, di 2018 Kabupaten Lahat hanya ada satu Kecamatan yang ODF yaitu Kecamatan Gumay Ulu.
“Diharapkan kepada OPD terkait untuk dapat segera mendeklarasikan dan mensosialisasikan, agar masyarakat khususnya di Kecamatan Merapi Barat untuk tidak BAB’s, sehingga dapat menjadi kecamatan yang ODF,” tandas Danang. (**).











