Laporan Haris Widodo
Palembang, Sumselupdate.com — Tewasnya Joko Lelono (38) di depan SPBU Jalan Letjen Harun Sohar, Kecamatan Sukarame, Rabu (2/3/2022) lalu, akhirnya menemui titik terang.
Hal tersebut dikatakan Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (4/3/2022).
Dikatakan Kapolrestabes, pihaknya telah mengetahui pelaku penikaman terhadap warga Kecamatan Sematang Borang tersebut
“Detail kronologis sudah kita dapatkan, dan telah melakukan olah TKP, serta mendapatkan barang bukti dan mengarah pelakunya,” ujarnya.
Ia menuturkan, hingga saat ini pengejaran terhadap pelaku terus dilakukan. Dan juga barang bukti sepeda motor, senjata tajam yang pelaku gunakan saat melakukan tindakkan kekererasan.
Ia menambahkan, menurut kesaksian warga terjadinya peristiwa tersebut berawal cekcok mulut hingga melakukan tindak kekerasan.
Dikatakannya peristiwa seperti ini bukan sekali ditanganinya ada bebera kasus yang sama dan budaya membawa senjata tajam ini yang sangat dieluhkannya.
Hingga dirinya telah berkordinasi kepada tokoh budaya, ulama, dan yang lain untuk menghilangkan budaya tersebut.
Diberitakan sebelumnya, warga Jalan Letjen Harun Sohar, Kebun Bunga, Kecamatan Sukarame, Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (2/3/2022) sekitar pukul 16.00 WIB, dihebohkan dengan mayat pria yang tergeletak bersimbah darah di depan SPBU dengan luka tikaman di bagian leher.
Belakangan diketahui korban bernama Joko Lelono (38), warga Komplek Graha Citra Pesona atau tepatnya di Jalan Senarna, Kelurahan Suka Mulya, Kecamatan Sematang Borang, Palembang.
Joko Lelono meregang nyawa secara tragis yang diduga dilakukan oleh orang yang tak dikenalnya.
Nurdin, Ketua RT 17 mengatakan, sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi, korban bersama teman-temannya sedang beriringan tiga sepeda motor hendak pulang ke rumah.
“Rombongan itu baru saja pulang bekerja di gudang semen yang tak jauh dari lokasi kejadian. Namun, di tengah perjalanan, korban bersenggolan sepeda motor dengan orang tak dikenal yang berujung dengan cekcok mulut,” kata Nurdin kepada wartawan, Rabu (2/3/2022).
Namun setelah kendaraan roda dua yang dinaiki korban bersenggolan dengan pelaku, tak berselang lama, korban sudah terjatuh dan terkapar di depan SPBU dengan penuh darah.
“Saya dapat informasi ini dari tadi Joko (korban) memang biasa isi bensin di sini. Katanya orang yang senggolan motor sama dia tadi ngejar sampai kesini. Padahal Joko kesini cuma mau isi bensin, terus tiba-tiba ditikam,” ungkapnya.
Dari keterangannya korban adalah seorang sopir muatan barang di salah satu tempat gudang penyimpanan. (**)











