Kepala DPKTH OKI Tinjau Sawah Terendam Banjir, Ini Pesannya Kepada Petani

Kamis, 3 Februari 2022
Bantuan berupa benih padi 10 ton Pemkab OKI.

Laporan : Syakbanudin

Kayuagung, Sumselupdate.com – Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPKTH) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ir Sahrul, MSi, baru-baru ini meninjau secara langsung kondisi banjir yang merendam sawah yang ada di beberapa kecamatan dalam Kabupaten OKI.

Read More

Ditemui di ruangnya, Rabu (2/2/2022), menjelaskan, kunjungan ke lokasi sawah yang terendam banjir tersebut, merupakan setelah sebelumnya menindaklanjuti instruksi Bupati OKI, H Iskandar, SE, untuk melihat secara dekat kondisi banjir tersebut.

Dengan didampingi beberapa pejabat dari Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Holtikultura (DPKTH) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Sahrul melihat secara dekat sawah yang terendam banjir dampak intensitas hujan yang tinggi dan luapan air sungai dan berpesan kepada petani yang ada.

“Kami berpesan agar bantuan benih yang diberikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), untuk segera ditanam jika kondisi cuaca sudah normal.

Kemudian, jika pintu air mengalami kerusakan kita berpesan agar petani
segera melakukan perbaikan. Hal ini dimaksudkan untuk pengairan sawah
yang ada. Termasuk tanggul-tanggul yang sudah rusak akibat terlampaui
oleh tingginya air,” ujar Sahrul.

“Kita juga berharap agar dinas terkait agar melakukan reklamasi terhadap sungai-sungai yang ada di sekitar sawah petani yang terendam banjir sehingga terjadi pendangkalan,” tambahnya.

Dikatakannya, ada tiga kecamatan dimana sawah terendam banjir. Yaitu, Kecamatan Jejawi di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Lempuing, Desa Rantau Durian II, dan beberapa desa di Kecamatan Lempuing lainnya.

“Kami juga telah melakukan pendataan ada sekitar 4800 hektar sawah yang terdampak banjir. Namun, dari data tersebut, sawah yang fuso atau gagal tanam sebanyak 2867. Dan ini telah kita tindaklanjuti dengan memberikan bantuan berupa benih padi sebanyak 10 ton dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI, dan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). Semoga bantuan yang diberikan dapat menjadi motivasi dan semangat bagi petani untuk menanam kembali padi yang lahan yang terkena banjir atau fuso tersebut, sehingga dampak banjir ini dapat kita tanggulangi bersama-sama,” ungkapnya.

Sahrul menjelaskan, kendati banjir melanda, dan adanya sawah yang terendam banjir, namun soal produktivitas padi tetap aman.

“Sebab kita telah melakukan penanaman pada tahun sebelumnya. Dan banjir saat ini, melanda sawah-sawah lebak yang melakukan penanaman IP 200. Dan ini nanti akan ditanam kembali oleh petani kita, karena bantuan benih juga telah diberikan,” tukasnya. (**)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts