Laporan Endang Saputra
Muaraenim, Sumselupdate.com — Pj Bupati Muaraenim, H Nasrun Umar, mengingatkan bahwa pengentasan dan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Muaraenim harus dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi pemerintah daerah dengan pemangku kepentingan yang ada, termasuk badan usaha maupun para akademisi.
Hal tersebut disampaikan Pj Bupati, Selasa (24/08/2021) saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Kabupaten Muaraenim tahun 2021 di Ruang Pangripta Nusantara, Kantor Bappeda Kabupaten Muaraenim.
Pj Bupati yang didampingi oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Amrullah Jamaluddin serta Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Alfarizal menyampaikan bahwa pengentasan kemiskinan menjadi salah satu target utama pembangunan yang harus dicapai melalui langkah-langkah simultan dan berkelanjutan.
“Penajaman program pengentasan kemiskinan dengan menitikberatkan upaya-upaya peningkatan pendapatan ataupun produktivitas masyarakat, melakukan pemutakhiran Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai panduan sasaran aksi dan memaksimalkan pemangku kepentingan, seperti dunia usaha, akademisi maupun TP PKK untuk berperan aktif mendukung program-program pengentasan kemiskinan,”ungkapnya.
Selanjutnya, HNU berharap TP PKK, pemangku kepentingan maupun para tokoh masyarakat yang hadir dapat bersama-sama mencermati kondisi kemiskinan terkini di Kabupaten Muaraenim.
“Kita berharap pemangku kepentingan maupun tokoh masyarakat untuk bersama-sama mencermati kondisi kemiskinan di kabupaten kita cintai ini, termasuk mengevaluasi kegiatan yang telah dilaksanakan dan kemudian merumuskan solusi ataupun rekomendasi dalam rangka mengentaskan kemiskinan di Kabupaten Muaraenim untuk kemudian dapat dituangkan dalam dokumen Rencana Penanggulangan Kemiskinan Daerah (RPKD) Kabupaten Muaraenim sesuai Permendagri Nomor 53 Tahun 2020,”bebernya.
Terakhir, ia optimis target pengurangan penduduk miskin Kabupaten Muaraenim menjadi 1 digit dapat segera tercapai.
“Kita yakin dan optimis target pengurangan penduduk miskin Kabupaten Muaraenim menjadi 1 digit dapat segera tercapai,”pungkasnya.(**)











