Wakil Ketua MPR: Pendidikan Indonesia Jangan Sampai Terpuruk Karena Covid-19

Kamis, 3 Juni 2021
Wakil Ketua MPR  Fadel Muhammad

Bali, Sumselupdate.com – Wakil Ketua MPR  Fadel Muhammad mengingatkan, bencana pandemi Covid-19  masih ada dan belum jelas kapan berakhir. Dampak buruk pandemii telah merambah berbagai sektor seperti sektor ekonomi, sosial, dan pendidikan.

Sektor ekonomi membuat kehidupan masyarakat  semakin berat dan ekonomi nasional mengalami resesi. Sementara di sektor sosial membuat masyarakat dipaksa mengubah rutinitas kesehariannya karena harus mengikuti protokol kesehatan. Di antaranya muncul tren Work From Home (WFH) alias bekerja dari rumah.

Read More

Yang lebih berbahaya  dampak buruk Covid-19 di sektor pendidikan. Kegiatan belajar mengajar tidak lagi  tatap muka langsung tapi  dilakukan dari rumah atau menggunakan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

“Awalnya, memang PJJ diberlakukan untuk meminimalisir risiko anak didik terpapar Covid-19. Namun, pandemi ini ternyata berlangsung sangat lama. Mulai dari pemerintah, pakar, termasuk MPR sendiri, merasa prihatin kemudian melakukan berbagai kajian untuk mencari jalan keluar,” kata Fadel  di Ruang Pancasila, Kompleks Gedung DPD RI Provinsi Bali,  Denpasar, Bali, Rabu (2/6/2021).

Menurut Fadel, salah satu kekhawatiran elemen masyarakat yang bergerak di sektor pendidikan jika PJJ terus dilakukan,  akan terjadi learning loss atau menurunnya kompetensi belajar di kalangan anak didik.

“Intinya kita harus menjaga betul agar  generasi muda bangsa jangan sampai terpuruk sehingga jadi masalah di masa depan,” tambahnya.

Salah satu solusinya, lanjut Fadel, kegiatan belajar mengajar tatap muka mesti dibuka kembali namun dilaksanakan  bertahap. Untuk awal, sebagian siswa belajar langsung tatap muka dengan menerapkan prokes ketat dan sebagian lagi tetap melakukan pembelajaran jarak jauh. “Saya berharap pemerintah dan elemen masyarakat yang peduli pendidikan memperhatikan hal tersebut lebih serius duduk bersama membicarakan hal tersebut secara khusus sehingga muncul kebijakan yang baik buat anak-anak didik kita,” tandasnya. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts