Palembang, Sumselupdate.com – Progres pengerjaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Bendungan Tiga Dihaji di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, secara keseluruhan baru mencapai 18 persen.
Meskipun ikut terdampak Covid-19 dalam sisi anggaran, Pembangunan Bendungan Tiga Dihaji masih ditargetkan akan rampung di tahun 2023.
“Secara keseluruhan progres pembangunan Bendungan Tiga Dihaji hingga bulan Mei ini baru 18 persen. Tetapi kami optimis pembangunan akan rampung sesuai target pada 2023,” kata Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII, Birendrajana, Kamis, (20/5/2021).
Ia mengatakan di tahun ini mengganggarkan dana sebanyak Rp399 Miliar, untuk melanjutkan pembangunan Bendungan Tiga Dihaji.
“Fokus pengerjaan yang akan dilakukan di tahun ini membuat terowongan dan tugu bendungan,” jelasnya.
Bendungan Tiga Dihaji memiliki tipe zona dengan inti lempung-urukan batu dengan area genangan air seluas 468 hektare.
Bendungan tersebut akan diisi air dari Danau Ranau melalui Sungai Selabung kemudian dialirkan ke areal persawahan.
Bendungan Tiga Dihaji digunakan untuk mendukung program ketahanan pangan, ketahanan energi dan ketahanan air secara nasional yang akan mengairi daerah Irigasi seluas 25.423 hektar di Kabupaten OKU Selatan, OKU Timur dan OKI.
“Bendungan Tiga Dihaji memiliki ketinggian 122 meter dan lebar 950 meter itu bisa menampung sebanyak 105 juta meter kubik air yang dapat digunakan untuk mengaliri areal persawahan di kawasan Komering, Kabupaten OKU,” tutupnya. (Ron)











