Wakil Ketua DPD RI:  Pastikan Seleksi ASN 2021 Transparan dan Bebas Calo

Senin, 15 Maret 2021
Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin

Jakarta, Sumselupdate.com –  Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin menitipkan pesan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) agar  membangun sistem seleksi yang transparan, adil, bersih, dan demokratis dalam pelaksanaan seleksi Aparatur Negeri Sipil (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2021.

“Perekrutan PPPK ini  salah satu program pemerintah yang dinantikan  tenaga pendidik (guru) honor selama ini. Jadi upaya pihak manapun yang berpotensi  mereduksi semangat ini harus dapat diantisipasi,” ujar Najamudin di Jakarta, Senin (15/3/2021).

Read More

Menurut dia, perekrutan PPPK ini titik balik bagi masa depan kehidupan pejuang pendidikan di Indonesia. Maka jadikan ini sebagai momentum kompetisi untuk mengukur kompetensi, kapasitas serta integritas tenaga pendidik yang telah mengabdi puluhan tahun dengan kesejahteraan yang masih relatif rendah.

Praktik korupsi, kolusi dan nepotisme melalui calo dan modus lain yang dapat merusak hak peserta seleksi harus  dapat dihindari.

Kenapa praktik percaloan  masih terjadi, karena  banyak faktor seperti budaya KKN yang telah mengakar di seluruh sendi kehidupan.

“Ini menanamkan dogma kepada masyarakat  bahwa siapapun yang tidak memiliki akses kekuasaan serta kapital  tidak mungkin  menjadi ASN, pegawai BUMN, naik jabatan.

Stigma negatif dari rakyat kepada pemerintah sulit  dihilangkan,”kata mantan wakil Gubernur Bengkulu tersebut.

Kepercayaan publik, lanjut dia, penting melalui konsistensi pemerintah dalam mematuhi aturan baku, hukum, regulasi, petunjuk dan prosedur kenegaraan. Agar masyarakat  menilai pemerintah  berkomitmen menjalankan mandat dengan  tanggung jawab.

Sebagai upaya memastikan seleksi ini berjalan dengan benar, kementerian pendidikan dan kebudayaan juga telah membuka Layanan Informasi dan Pengaduan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dapat diakses pada laman resmi Unit Layanan Terpadu (ULT) Kemendikbud.

ULT menjadi wadah bagi masyarakat secara umum untuk  melaporkan informasi tentang Calo atau modus penipuan lain.

“Saya berharap bukan hanya ULT dari internal mengatasi persoalan ini. Ini bukan kecurigaan, tapi kewaspadaan kita,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini Sultan memuji komitmen pemerintah melalui inovasi yang berkaca dari pengalaman beberapa waktu kebelakang di proses seleksi dan rekrutmen pegawai di bawah naungan pemerintah.

“Sistem komputerisasi saat ujian  penerimaan pegawai  sangat cepat, tepat serta transparan. Hanya saja kita tetap  mewaspadai terhadap potensi kebocoran soal dan joki tes saat ujian dilaksanakan. Dan pemerintah harus memastikan hal ini tidak boleh terjadi,” paparnya. (duk)

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts