FM Adera Tegaskan Tidak Ada Toleransi Pelanggar Protokol Kesehatan

Kamis, 24 September 2020
RAPID TEST-Salah satu petugas medis saat mengambil rapid test.

PALI, Sumselupdate.com-Field Manager Pertamina EP Asset 2 field Adera Hermansyah menegaskan tidak ada toleransi terhadap pelanggaran kewajiban pemenuhan protokol kesehatan di lingkungan perusahaan Adera Field.

Bahkan, pihaknya juga telah mengeluarkan surat edaran Adera Field Manager yang berisikan aturan penerapan protokol kesehatan di lingkungan Adera Field.

Read More

“Sebisa mungkin setiap aturan protokol kesehatan agar kiranya dapat kita terapkan selama kita bekerja dan beraktifitas sehari-hari, baik di lingkungan kerja maupun di rumah. Sebab setiap diri kita atau siapapun tentunya berpotensi untuk tertular maupun menularkan kepada orang lain, bisa siapa saja termasuk anggota keluarga kita,” tegas hermansyah, Kamis (23/9/2020).

Sebelumnya, Pertamina Adera juga telah melakukan rapid test massal bekerja sama dengan RS Bunda Prabumulih. Rapid test massal diikuti sekitar 440 orang yang meliputi pekerja, TKJP dan mitra Adera Field yang dilaksanakan di Balai Ria Desa Pengabuan, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Pelaksanaan rapid test berlangsung selama 3 hari yang terbagi menjadi 9 batch dengan jumlah peserta per batch 50 orang.

Adera HC Staf, Asep Soleh Supriyatna menerangkan, kegiatan rapid test ini merupakan salah satu bentuk tanggung jawab yang dilakukan perusahaan dalam upaya menekan jumlah penyebaran Virus Corona  yang setiap harinya semakin meningkat.

“Pemeriksaan rapid test massal ini difasilitasi Medical HC Asset 2 bekerjasama dengan RS Bunda Prabumulih dan dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan RI. Kegiatan ini juga dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para pekerja dan memberikan rasa aman di masyarakat khususnya di wilayah kerja Pertamina Adera Field,” ujarnya.

Selain melaksanakan kegiatan rapid test massal, Asep Soleh Supriyatna menuturkan, sebagai bentuk antisipasi yang telah dilaksanakan perusahaan, yaitu dengan menyusun sistem kerja new normal.

Sementara itu, dalam keterangannya, dr Ardi Septiawan selaku dokter jaga Klinik PT Pertamina Adera Field menjelaskan, kegiatan rapid massal ini dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan. Sebelum peserta melaksanakan test mereka dianjurkan untuk melaksanakan aturan phsycal distancing dan disemprot disinfektan di tubuhnya.

“Untuk tenaga medis yang disiapkan dalam kegiatan tersebut terdiri dari 3 orang dokter dan 3 perawat dari RS Bunda Prabumulih dengan sistem shifting dan menggunakan peralatan medis sesuai dengan standar. Hasil sampel yang diambil akan keluar dalam jangka waktu 10-15 menit dengan menggunakan alat rapid jenis wondfo rapid test accuraccy, apabila hasil rapid dinyatakan reaktif maka akan ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan melalui swab test guna mendapatkan hasil yang lebih akurat,” tukasnya. (adj)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts