Pasca-Operasi, Kondisi Driver Taksi Online yang Dirampok Dua Penumpangnya Masih Sangat Lemah

Sabtu, 19 September 2020
Kondisi Rian, driver sopir taksi online Go-Car di Kota Palembang, Sumsel yang menjadi korban perampokan dari dua penumpangnya pasca-menjalani operasi, Sabtu (19/9/2020).

Laporan Haris Widodo

Palembang, Sumselupdate.com – Kondisi Rian (34), driver sopir taksi online Go-Car di Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan yang menjadi korban perampokan dari dua penumpang pada Jumat (18/9/2020) pukul 04.10 WIB, masih sangat lemah.

Read More

Warga Jalan Rosalia II, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Palembang ini, menjalani operasi di Rumah Sakit Myria Palembang, Jumat (18/9) kemarin.

“Kondisinya saat ini masih sangat lemah pasca-operasi. Kemarin itu operasinya di bagian dada di mana dibuat saluran dari paru-paru untuk jalan darah kotor,” kata Yolanda, istri korban saat ditemui di RS Myria Palembang, Sabtu (19/9/2020).

Yolanda mengatakan, sesaat sebelum masuk meja operasi, suaminya menuturkan jika sempat mengingat ciri-ciri kedua pelaku, yakni berbadan putih, sawo matang, dan pada saat kejadian menggunakan masker.

Sesaat setelah mengalami tiga luka tikaman di bagian kepala, leher, dan dada, korban Rian berusaha keluar dari mobil miliknya.

Korban sempat berjalan 400 meter dari tempat kejadian perkara di Simpang Soak Simpur, Sukabangun II, Kecamatan Sukarame Palembang dan meminta pertolongan kepada pengemudi kendaraan yang melintas.

Namun diduga kondisi masih gelap, tak satu pun pengemudi kendaraan berhenti untuk menolong korban.

Mobil korban sesaat sebelum dirampok.

Hingga korban pun berjalan tertatih-tatih menuju Jalan Noerdin Pandji Palembang dan menghampiri salah satu satpam SPBU yang berada di dekat simpang Bandara untuk meminjam telepon genggam.

Dari handphone petugas SPBU tersebut, korban berhasil menghubungi teman satu komunitasnya bernama Fadli guna memberi tahu jika dirinya menjadi korban perampokkan dari penumpangnya.

“Kami tau perampokan itu, saat dia (korban) menelpon dengan menggunakan HP satpam SPBU Kebon Sayur (Jalan Noerdin Pandji –red). Kami datanglah dan membawanya ke RS Myria Palembang,” ujar Fadli saat ditemui di SPKT Polda Sumsel, kemarin.

Sebagaimana diketahui perampokan ini berawal saat korban mendapatkan orderan pukul 04.10 WIB di  Jalan Sukabangun II, Soak Simpur Palembang menuju Hotel Twin Star Jalan Sukajadi, Sukomoro, Kabupaten Banyuasin.

Pelaku saat memesan Go-Car menggunakan akun atas nama Cahyoandhika. Mendapat orderan, korban menjemput konsumen tersebut yang ternyata berjumlah dua orang laki-laki.

Di tengah perjalanan tepatnya di Simpang Kades Palembang, korban diminta untuk putar balik oleh penumpangnya dengan alasan dompetnya ketinggalan.

Memasuki Jalan Noerdin Pandji Palembang mengarah ke Simpang Soak Simpur, pelaku langsung menusuk korban dengan pisau ke arah kepala, leher, dan dada korban. Mendapat serangan mendadak itu, korban keluar mobil dan berlari meminta pertolongan.

Setelah korban melarikan diri, kedua pelaku melarikan mobil Toyota Agya nopol BG 1216 BC, dompet, dan HP milik korban. (**)

 

Bantu Kami untuk Berkembang

Mari kita tumbuh bersama! Donasi Anda membantu kami menghadirkan konten yang lebih baik dan berkelanjutan. Scan QRIS untuk berdonasi sekarang!


Related posts